Habapublik.com, Banda Aceh: Pengprov Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Aceh periode 2024-2028 bertekat menjadikan olahraga Panahan sebagai sarana untuk menjalin kesatuan dan persatuan bangsa serta mengangkat harkat dan martabat dan kehormatan daerah di forum nasional dan international.
Hal itu diungkapkan ketua umum Pengprov Perpani Aceh Prof Dr Nyak Amir M.Pd yang dimintai tanggapanya usai terpilih kembali sebagai ketua umum melalui Musyawarah Provinsi (Musprov), di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Kamis (19/9/2024).
Untuk tercapainya tekat tersebut perlu adanya peningkatan dan pengembangan pusat pembinaan atlet potensial melalui kerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan KONI Aceh.
Kecuali itu kata Nyak Amir, melanjutkan pembinaan cabang olahraga Panahan dalam rangka kelanjutan prestasi para atlet yang telah mendekati katagori Golden Age maupun Peak Performancenya pada PON XXII/2028.
“Kami akan mempersiapkan dan mengirimkan atlet-atlet mengikuti multi event olahraga seperti Kejurnas, Pra PON dan mempersiapkan atlet untuk PON XXII/2028,”ujar Nyak Amir, Sabtu (21/9/2024).
Ia juga mengakui, akan menjalin hubungan dan kerjasama dengan berbagai instansi dan organisasi keolahragaan nasional maupun international dalam rangka peningkatan prestasi atlet dan kualitas pelatih.
Menurut Prof Nyak Amir, pihaknya akan merupaya peningkatan peran Pengprov Perpani Aceh dalam persiapan dan pelaksanaan menghadapi berbagai single event cabang olahraga maupun multi event.
“Mengupayakan agar jumlah atlet dan cabang olahraga panahan yang lolos lebih banyak untuk mengikuti PON XXII/Tahun 2028 sebagai usaha untuk meraih medali maksimal dalam rangka memperbaiki peringkat yang lebih baik,”tuturnya.
Nyak Amir juga menerangkakan, akan mengupayakan peningkatan dukungan pendanaan baik melalui pemerintah Aceh, DPRA maupun lembaga-lembaga lain yang memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga panahan.
“Kami juga mengupayakan untuk membawa pelatih asing dan melakukan training camp dalam rangka PON XXII Tahun 2028 dan mengupayakan ketersedian sarana dan prasarana yang representatif sebagai tempat melakukan latihan bagi cabang olahraga Panahan,”tuturnya.
Nyak Amir menambahkan, adanya optomalisaasi penyelenggaraan kejuaraan bertaraf lokal, regional, nasional dan internasional.
“Pendataan kondisi organisasi panahan di Pengcab, Pengkot dan klub serta sosialisasi pembinaan panahan go to school dan go to campus.,”pungkasnya.(*)












