Pemko Banda Aceh Jamu Pengurus Serikat Perusahaan Pers Se-Indonesia di Balai Kota

Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar acara silaturahmi dan jamuan makan malam bersama Serikat Perusahaan Pers (SPS) se-Indonesia, di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota, Selasa, (21/10/2025) malam. Foto: Prokopim Pemko Banda Aceh.

Habapublik.com, Banda Aceh: Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar acara silaturahmi dan jamuan makan malam bersama Serikat Perusahaan Pers (SPS) se-Indonesia, di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota, Selasa, (21/10/2025) malam.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemko Banda Aceh dan SPS dalam memajukan dunia pers Indonesia.

Turut hadir mendampingi wakil wali kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekda Kota Jalaluddin. Sedangkan dari SPS, hadir Ketua Umum SPS Pusat, Januar P Ruswita, Ketua SPS Aceh, Mukhtarrudin Usman, Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia, Wilson Bernandus Lumi dan para pengurus SPS dari berbagaii provinsi dan kabupaten/kota.

Wakil wali kota mengatakan kedatangan rombongan peserta Rakernas SPS ke Banda Aceh merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi Pemko.Silaturahmi ini adalah jembatan hati, tempat ide, persahabatan, dan kolaborasi bisa tumbuh dengan indah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Serikat Perusahaan Pers yang telah memilih Banda Aceh sebagai tuan rumah Rakernas tahun ini. Kami merasa terhormat, karena momentum ini bukan hanya ajang pertemuan, tapi juga ruang berbagi semangat untuk memajukan dunia pers Indonesia,” katanya.

Afdhal juga mengucapkan selamat datang di Kota Banda Aceh, sebuah Kota Kolaborasi, kota yang beradab dan penuh cerita. “Saya berharap kepada semua perwakilan Provinsi dan Kabupaten/Kota bisa menikmati suguhan destinasi wisata, kuliner yang ada di kota ini, dan promosikan Kota Banda Aceh ketika bapak/ibu kembali ke daerah asal,” ungkap Afdhal.

Ketua SPS Pusat Januar P Ruswita dalam sambutannya mengatakan, SPS didirikan pada 8 Juni 1946, di Yogyakarta yaitu Serikat Penerbit Suratkabar. Organisasi ini menjadi alat perjuangan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers.

“Salah satu momentum terpenting SPS terjadi tahun 2011, saat Kongres di Bali. Di mana organisasi ini bertransformasi seiring perkembangan bisnis anggota-anggotanya menjadi bukan sekadar organisasi penerbit media cetak dan mengubah brand Serikat Penerbit Surat kabar menjadi Serikat Perusahaan Pers,”ujarnya.

Menurut Januar, saat ini SPS beranggotakan 604 yang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus di Aceh sudah ada 34 media anggota SPS dan banyak kemajuan dibawah kepemimpinan Mukhtarrudin sudah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta.

“Peringatan HUT ke-79 sangat istimewa bagi kami karena dapat terlaksana di bumi tanah rencong. Terima kasih atas jamuan makan malam serta bantuan kepada media anggota SPS berupa kalaborasi dan sinergitas yang cukup baik selama ini,”pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *