Habapublik.com, Sabang – Aktivitas wisata laut di Gampong Iboih, Kota Sabang, akan ditutup sementara selama tiga hari dalam rangka pelaksanaan khanduri laot. Penutupan ini dimulai pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 8 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gampong Iboih, Tarmizi, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap adat dan tradisi masyarakat setempat. Ia menyebutkan seluruh pihak diminta untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama prosesi berlangsung.
“Selama khanduri laot berlangsung, seluruh aktivitas wisata laut kami tutup sementara tanpa pengecualian. Langkah ini penting untuk menjaga kekhusyukan dan kelestarian tradisi yang telah diwariskan turun-temurun,” ujar Tarmizi, ujar Tarmizi, Jumat 01 Mei 2026.
Meski demikian, pengunjung yang datang ke kawasan Iboih tetap diperbolehkan untuk berswafoto dan menikmati suasana darat. Namun, tidak diperkenankan melakukan aktivitas apapun yang berkaitan dengan laut selama masa penutupan.
Tarmizi menambahkan, aturan ini juga berlaku bagi seluruh pelaku usaha wisata di kawasan tersebut. Ia menekankan bahwa kepatuhan bersama menjadi kunci menjaga ketertiban dan menghormati adat yang berlaku.
“Pengunjung boleh berfoto, tapi tidak ada aktivitas melaut apapun, termasuk snorkeling, diving, atau sejenisnya. Pelaku usaha yang melanggar akan dikenakan sanksi adat sesuai ketentuan yang berlaku di gampong,” tegasnya.
Penutupan ini diharapkan dapat dipahami oleh wisatawan maupun pelaku usaha sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. Setelah prosesi selesai, aktivitas wisata laut akan kembali dibuka seperti biasa.
Pemerintah gampong dan masyarakat setempat turut mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama pelaksanaan khanduri laot. Hal ini dilakukan agar tradisi tetap terjaga dan pariwisata di Iboih dapat terus berkembang secara berkelanjutan.(*)












