Ambalan Malem Diwa–Putroe Bungsu SMKN 1 Peusangan Gelar Latihan Gabungan

Ambalan Malem Diwa–Putroe Bungsu menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Se-Peusangan Raya di Bumi Perkemahan (Bumper) SMK Negeri 1 Peusangan, Minggu (8/11/2026). Foto: Ist

Habapublik.com, Bireuen – Ambalan Malem Diwa–Putroe Bungsu menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Se-Peusangan Raya di Bumi Perkemahan (Bumper) SMK Negeri 1 Peusangan, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bireuen, Cut Bang Qomar Syafawi, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam arahannya, Cut Bang Qomar Syafawi mengatakan, latihan gabungan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang penting untuk meningkatkan kualitas anggota Pramuka, khususnya dalam penguasaan keterampilan kepramukaan dan pembentukan karakter.

Menurutnya, Pramuka tidak cukup hanya aktif mengikuti latihan rutin di pangkalan, tetapi harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan bersama.

“Latihan gabungan seperti ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi. Adik-adik dapat bertemu dengan teman-teman dari pangkalan lain, saling berbagi pengalaman, menguji kemampuan, dan membangun persaudaraan. Jangan jadikan perbedaan sekolah atau gugus depan sebagai pembatas, tetapi sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Setiap kegiatan kepramukaan harus memberikan pengalaman nyata yang dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Qomar.

Menurut Cut Bang Qomar, penguasaan keterampilan seperti tali-temali, pioneering, bivak, dan berbagai kecakapan lainnya bukan sekadar untuk memenuhi materi latihan atau memperoleh tanda kecakapan. Keterampilan tersebut mengajarkan ketelitian, ketangguhan, kreativitas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan ketika menghadapi situasi yang tidak selalu mudah.

“Seorang Pramuka harus berani mencoba, tidak mudah menyerah, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Ketika mengikuti kegiatan di lapangan, semua itu akan teruji. Di situlah karakter dibentuk, bukan hanya melalui teori, tetapi melalui pengalaman dan praktik langsung,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap latihan gabungan dapat menjadi agenda pembinaan yang berkesinambungan di wilayah Peusangan Raya.

“Sinergi antarpangkalan perlu terus diperkuat agar kegiatan Pramuka tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berkembang melalui kolaborasi, pertukaran pengalaman, dan program-program yang lebih kreatif,” lanjut Qomar.

Ia juga mengajak para pembina dan pengurus ambalan untuk terus menghadirkan kegiatan yang menarik, mendidik, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

“pramuka harus mampu menjadi wadah yang menyenangkan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menanamkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma,” pungkas Qomar.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Peusangan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Faisal, S.T., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan sekolahnya. Ia berharap Bumper SMKN 1 Peusangan dapat menjadi ruang bersama bagi pengembangan kegiatan kepramukaan dan mempererat hubungan antarpangkalan.

“Melalui latihan gabungan ini, kita ingin Pramuka tidak hanya terampil dalam kegiatan lapangan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu bekerja sama,” ujar Faisal.

Faisal menambahkan, dalam kegiatan tersebut diisi dengan berbagai materi kepramukaan.

“Peserta mengikuti berbagai materi dan praktik kepramukaan, di antaranya tali-temali, pioneering, teknik bivak atau bertahan hidup di alam terbuka, serta pengenalan materi Satuan Karya (Saka). Rangkaian kegiatan juga diisi dengan permainan kerja sama tim, masak rimba, dan penjelajahan,” tambahnya.

Lebih lanjut Faisal menyebutkan, berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk mengasah kecakapan peserta sekaligus melatih kekompakan, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan mengambil keputusan.

“Melalui Latgab Se-Peusangan Raya ini, diharapkan tumbuh semangat persaudaraan yang semakin kuat serta lahir anggota Pramuka yang tangguh, terampil, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tutup Faisal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *