300 Peserta Berbagai Tingkatan ikut UKT Gashuku Wadokai Karate-Do Aceh

Peserta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gashuku dan Silaturrahmi Wadokai Karate-Do Indonesia, Aceh di Hall Serbaguna, Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Lhong Raya Banda Aceh, Minggu (8/11/2026) pagi. Foto: Kiriman Panitia.

Habapublik. com, Banda Aceh – Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gashuku dan Silaturrahmi Wadokai Karate-Do Indonesia, Aceh akhir tahun 2026 berlangsung di Hall Serbaguna, Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Lhong Raya Banda Aceh, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan yang diikuti 300 peserta dari berbagai tingkatan sabuk, masing-masing sabuk putih, kuning, hijau, biru, coklat dan sabuk tertinggi hitam berjalan ketat juga “menegangkan”, ujar penguji utama UKT Sensei Fouzi disela-sela rehat siang kegiatan tersebut.

“Sensei Fouzi yang juga ketua sabuk Hitam menerangkan, UKT dimaksud juga dinilai dan diawasi oleh sejumlah penguji lainnya untuk menentukan apakah peserta berhasil (lolos) atau gagal sebagaimana standar nilai yang telah ditetapkan,”ujar Fouzi Sensei.

Sementara itu, Ketua Wadokai Karate-Do Aceh, Hasballah, S.Ag mengatakan. Ujian kenaikan tingkat dilaksanakan sebagai program kegiatan ruttin dan bagian pembinaan atlet secara berjenjang, serta hasil yang diharapkan, para atlet karate dari perguruan Wadokai Aceh terus berkonstribusi dan berprestasi saat bertanding di even-even Cabor beladiri, baik nasional maupun internasional.

“Kegiatan UKT, selain peningkatan perolehan sabuk juga melihat pengembangan kemampuan para karateka junior, remaja dan muda., seperti penilaian terhadap penguasaan teknik dasar, menengah, tinggi, kedisiplinan, mental tanding dan sportivitas yang telah diterapkan saat jojo berlatih diperguruan masin-masing,”pinta Hasballah yang juga anggota DPR Aceh dari Fraksi PA.

Sebagaimana “thema” kegiatan UKT, “Gashuku dan Silaturrahmi”, Ketua Hasballah juga mengharapkan, lewat ajang UKT dapat melahirkan karateka-karateka berprestasi, mencintai perguruan dan Cabor Wadokai secara umum, selalu bersama, sportif dan menjaga silaturrahim.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *