Habapublik.com, Sabang : Memasuki awal Ramadhan 1445 H, harga kebutuhan dapur seperti cabai, bawang dan tomat di Pasar Tradisional Kota Sabang alami kenaikan. Kenaikan ini terjadi sejak sepekan terakhir hingga saat ini seperti cabai merah awalnya dengan harga normal Rp.40ribu/kg, naik menjadi Rp.80-85ribu/kg.
Salah seorang pedagang Mardiana mengatakan, kenaikan harga kebutuhan dapur yang terjadi di Pasar Tradisional Kota Sabang, diakibatkan karena kebutuhan bapok yang saat ini tersedia di Kota Sabang bergantung pada pasokan dari luar Sabang, seperti daerah daratan Aceh dan Sumatra Utara.
Menurutnya, sejak kebutuhan dapur mengalami kenaikan, pembeli mulai sepi dan daya beli juga menurun, namun masyarakat kembali ramai berbelanja pada tradisi Meugang Bulan Ramadhan 1445 H.
“Harga cabai merah terus merangkak naik dari Rp 40.000/kilogram, Rp.70ribu hingga mencapai Rp. 85.000. Bawang merah Rp 50 ribu/kg. Bawang putih dari 45 ribu/ kg. Tomat medan dari Rp 10 ribu/Kg naik menjadi Rp 20.000/Kg. Sementara itu kalau Cabai hijau Rp.35ribu/kg dan cabai rawit Rp.40ribu/kgnya, serta wortel dan Kentang Rp.20ribu/kgnya,” ujar Mardiana, Senin (12/3/2024).
Sementara itu, salah seorang warga Sabang Ida mengungkapkan, kenaikan cabai yang terlalu tinggi ini memberatkan warga Sabang khususnya bagi warga kurang mampu dan pedagang makanan. Ia mengaku selama harga cabai melambung tinggi, saat berbelanja hanya mampu membeli cabai per ons saja.
“Kalau per ons lebih bisa dijangkau, karena ekonomi juga sedang sulit, jadi kalau beli banyak cabai merah yang lainnya tidak dapat kami beli lagi. Semoga kedepan petani cabai di Sabang lebih banyak lagi, sehingga Sabang dapat memenuhi kebutuhan sendiri tanpa harus bergantung stok dari luar,” demikian Ida.(*)












