Habapublik.com, Sabang: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sabang saat ini melaksanakan Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024 yang telah memasuki tahap pencacahan lapangan. Survei tersebut berlangsung sejakn 01 Juni- 2024, dilakukan oleh Mitra BPS Kota Sabang, yang tentunya aktif mendata responden di wilayah pertanian terpilih.
Kepala BPS Kota Sabang Ir. Maimun menjelaskan, sensus Pertanian dilakukan setiap sepuluh tahun sekali ditahun berakhiran 3 sesuai amanat UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan mengacu pada standar internasional dari Food and Agricultural Organization FAO. Survey ini juga dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai pendapatan, pengeluaran, dan aspek ekonomi lainnya dari unit usaha pertanian.
“Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, termasuk penyerapan tenaga kerja dan kontribusi devisa melalui sektor agribisnis. Ketersediaan data yang akurat dan terkini sangat penting untuk mendukung perencanaan dan kebijakan pemerintah serta stakeholder lainnya,” ujar Maimun, Sabtu (8/6/2024).
SEP 2024 ini adalah bagian lanjutan dari Sensus Pertanian (ST2023) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan data pertanian di tingkat nasional dan internasional. Di Kota Sabang, ada sebanyak 14 orang petugas dan 5 orang pengawas yang diturunkan untuk melakukan SEP 2024.
“Melalui tahap perencanaan, pengumpulan, dan pengolahan data, SEP 2024 diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi ekonomi sektor pertanian di Indonesia. Data ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan kebijakan untuk pembangunan nasional, termasuk di wilayah Kota Sabang,” jelasnya.
Maimun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sabang khususnya bagi yang memiliki usaha pertanian, agar dapat menerima kunjungan petugas survei dan memberikan jawaban sesuai dengan kondisi usaha pertaniannya.(*)












