Habapublik.com, Sabang : Harga cabai di Kota Sabang kembali melonjak tajam akibat terhambatnya suplai dari daratan Aceh. Sejumlah komoditas lain juga ikut naik hingga membuat warga kesulitan berbelanja kebutuhan harian.
Di Pasar Induk Kota Sabang, pedagang Mali mengatakan kenaikan harga terjadi hampir setiap hari. Ia menjelaskan bahwa pasokan yang datang sangat minim sehingga stok sering tidak stabil.
“Cabai merah kini tembus Rp300 ribu per kilogram, cabai hijau Rp150 ribu dan cabai rawit Rp100 ribu per kilogram. Tomat juga ikut naik menjadi Rp50 ribu per kilogram di lapak pedagang,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Mali mengatakan, bukan hanya cabai yang mengalami lonjakan drastis, namun komoditas lain juga mulai sulit ditemukan. Bawang merah peking kini dijual Rp35 ribu per kilogram, sementara telur ayam naik dari Rp70 ribu menjadi Rp100 ribu per papan.
Pedagang lainnya, Akmal, yang berjualan di depan Polres Sabang turut merasakan dampaknya. “Kami berusaha mencari pasokan dari beberapa pemasok, tetapi barang tetap sedikit yang masuk,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kondisi pasar semakin tidak menentu setiap harinya akibat banjir yang menimpa daerah pemasok sehingga terganggunya arus barang dari daratan. Warga pun terpaksa membatasi pembelian karena harga yang terlalu tinggi.
Para pedagang berharap, pemerintah daerah segera turun tangan untuk menstabilkan suplai kebutuhan pokok. Menurut mereka, Sabang sebagai kota wisata tidak boleh menghadapi kelangkaan berkepanjangan yang bisa berdampak pada aktivitas ekonomi.(*)












