Habapublik.com, Takengon – Jalanan sepi di Kota Takengon mendadak ramai oleh deru kendaraan pada Selasa dini hari (24/2/2026). Laporan masyarakat tentang aksi balap liar segera direspons jajaran Polres Aceh Tengah dengan menggelar patroli gabungan.
Sejak pukul 01.00 WIB, personel Satlantas bersama tim Patroli Kota Sat Samapta menyisir titik-titik rawan yang kerap dijadikan arena adu kecepatan. Jalan Sengeda, Lintang, Paya Tumpi, Umah Opat, Mongal, Paya Ilang, hingga Lukup Badak menjadi fokus operasi.
Dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Aipda Tanwir bersama Kanit Turjawali Sat Samapta, patroli berlangsung hingga pukul 03.15 WIB. Hasilnya, aksi balap liar dan balap lari yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan lalu lintas berhasil dibubarkan.
Tidak hanya membubarkan, petugas juga memilih pendekatan humanis. Remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan diberi imbauan agar tidak melakukan aktivitas berbahaya. Pengendara roda dua maupun roda empat diingatkan untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan, terutama pada jam rawan menjelang pagi.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli malam ini merupakan bentuk respons cepat atas aduan masyarakat sekaligus langkah preventif.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Orang tua juga kami imbau agar lebih mengawasi anak-anaknya di malam hari, supaya tidak terjerumus dalam aksi balap liar maupun perbuatan melanggar hukum,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pengawasan keluarga menjadi kunci agar generasi muda tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kejahatan. “Mari bersama-sama menjaga kamtibmas Aceh Tengah agar tetap kondusif dan bermartabat,” tutupnya.(*)












