Habapublik.com, Sabang : Dalam rangka Penilaian Desa Kerajinan, Tim Penilai Desa Kerajinan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Aceh melakukan kunjungan ke Gampong Ie Meulee, Kota Sabang. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi Gampong Ie Meulee untuk menunjukkan potensi kerajinan khas daerah yang telah dikembangkan oleh para pengrajin lokal.
Ketua Tim Penilai Dekranas Provinsis Joni menjelaskan, kunjungan yang dilakukan pihaknya ini merupakan bagian dari program pembinaan dan penilaian desa kerajinan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi kerajinan lokal di seluruh Aceh. Para pengrajin border di Gampong ini dapat memamerkan karya yang telah dihasilkan, yang mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Sabang.
“Untuk menuju mandiri, tentu ada kendala seperti peralatan yang belum lengkap kemudian skil sdmnya, nah ini yang menjadi fokus kita akan kita nilai atau kita kaji apa yang harus kita berikan, apakah skilny atau alatnya. Sehingga dengan begitu, sentra border di Gampongg Ie Meulee ini benar-benar bisa mandiri,” ujar Joni, Kamis (08/08/2024).
Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinaldi Syahputra S.E., M.T. mengungkapkan, pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi kerajinan bordir yang telah menjadi identitas Gampong Ie Meulee. Ia berharap, meski sudah lima tahun berjalan, namun kedepannya baik dari Dekranasda Provinsi maupun Kota, tetap memberikan pembinaan kepada para pengrajin di Kota Sabang khususnya di Ie Meulee.
“Jadi melalui penilaian ini, potensi kerajinan di Ie Meulee dapat semakin dikenal dan berkembang. Kerajinan bordir yang dihasilkan oleh pengrajin lokal tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih luas lagi,” kata Rinaldi.
Hadirnya Tim Penilaian Desa Kerajinan Dekranasda Provinsi Aceh ke Gampong Ie Meulee ini dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang baik serta memuaskan untuk para pengrajin Bordir kami yang yang ada di Gampong Ie Meulee. Hal tersebut seperti diungkapkan Pj Keuchik Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Dofa Fadhli.
“Saya mengucapkan Terimakasih kepada Dekranasda Kota Sabang yang telah membimbing pengrajin border di Gampong kami yang saat ini ada empat kelompok. Kemudian kepada para pengrajin bordir di Gampong Ie Meulee untuk lebih semangat berkarya, inovatif dan kreatif lagi kedepannya,” kata Dofa.
Hingga saat ini hasil karya dari pengrajin border Gampong Ie Meulee berupa baju, rok, jilbab, mukena dan produk lainnya dengan berbagai motif khas Sabang seperti motif bungong U dan motif bungong lawang. Telah dipasarkan di Kota Sabang, bahkan ada pemesanan rok motif bungung U dari daerah Jawa.(*)












