Habapublik.com, Banda Aceh: Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh diguncang gempabumi tektonik, Rabu 22 Oktober 2025 pukul 22.07 Wib. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M4.5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.38° LU dan 94.76° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 84 km BaratDaya KOTA-SABANG-ACEH pada kedalaman 38 km.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin, S.Si, M.Sc mengatakan, Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Submarine Faulting.
“Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di daerah Aceh Besar dan Banda Aceh dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,”kata Andi Azhar sebagaimana siaran pers yang diterima Habapublik.com.
Hingga pukul 22:24 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempabumi susulan _(aftershock)_. “Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,”pintanya.(*)












