Ragam  

Perindah Taman Kota, Pemko Sabang Siapkan Kebun Bibit

Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terus berupaya mempercantik taman-taman kota yang tersebar di berbagai lokasi. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang: Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terus berupaya mempercantik taman-taman kota yang tersebar di berbagai lokasi.

Salah satu program baru yang tengah disiapkan Pemko setempat yakni pembentukan kebun bibit sebagai sumber tanaman hias di seluruh taman kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sabang melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Pertamanan, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T, mengatakan bahwa selama ini belum ada anggaran khusus untuk penataan taman secara menyeluruh.

Upaya yang dilakukan masih sebatas perawatan dan pembersihan rutin di sejumlah taman publik. “Selama ini kami tidak memiliki anggaran khusus untuk menata taman, hanya dana untuk membersihkan. Karena itu, kami berinisiatif membuat kebun bibit sebagai langkah efisien dalam mengganti tanaman-tanaman yang sudah mati,” ujarnya, Selasa (04/11/2025).

Program kebun bibit tersebut akan ditempatkan di kawasan Imeulee, di lahan yang sebelumnya telah dijadikan taman. Nantinya, tanaman hasil stek dari kebun ini akan digunakan untuk mempercantik taman-taman kota yang ada di Sabang.

“Kebun bibit ini kami rancang agar kebutuhan tanaman hias dapat terpenuhi secara mandiri. Harapannya, upaya ini dapat memperindah wajah kota dan menambah keasrian taman-taman publik,” tambahnya.

Saat ini, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Sabang memiliki 15 orang petugas taman yang bertugas menyiram, memberi pupuk, dan menjaga kebersihan setiap hari. Total ada sebelas taman yang dirawat secara rutin, di antaranya Taman I Love Sabang, Taman Murung, Taman Nuya, dan taman depan Kantor Wali Kota.

Hendrik berharap, dengan adanya kebun bibit ini, penataan taman di Sabang akan lebih mandiri dan berkelanjutan. Selain memperindah kota, program tersebut juga diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keindahan ruang terbuka hijau di daerah wisata tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *