RSUD Sabang Belum Tetapkan Diagnosis Terkait Influenza A

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang belum menetapkan diagnosis pasti terkait influenza A. Untuk memastikan influenza A itu diperlukan pemeriksaan lanjutan dan penelusuran khusus terhadap virusnya

Direktur RSUD Kota Sabang, dr. Cut Meutia Aisywani, Sp.A., M.Si.Med mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gejala yang menyerupai influenza. Masyarakat diminta menjaga kesehatan terutama pada pergantian cuaca.

Cut Meutia Aisywani, mengatakan saat ini terdapat beberapa pasien dengan gejala influenza yang sedang menjalani perawatan. Namun ia menegaskan pihak rumah sakit belum menetapkan diagnosis pasti terkait influenza A.

“Untuk memastikan influenza A itu diperlukan pemeriksaan lanjutan dan penelusuran khusus terhadap virusnya. Gejala yang muncul sering kali mirip dengan penyakit infeksi lain sehingga perlu asesmen lebih dalam,” ujar dr. Cut, Minggu (09/11/2025).

Ia menjelaskan RSUD melakukan pemantauan dan penanganan sesuai standar prosedur. Pemeriksaan klinis dan laboratorium dilakukan untuk memastikan penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien.

“Yang terpenting bagi masyarakat adalah meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga pola hidup sehat. Kami mengimbau agar warga tetap istirahat yang cukup, dan tetap melakukan pencegahan mandiri,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan langkah sederhana seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, dan menjaga etika batuk dapat membantu meminimalkan penularan. Kebiasaan ini dianggap penting terutama di ruang publik dan lingkungan keluarga.

Ia menambahkan, pihak rumah sakit siap memberikan pelayanan pemeriksaan dan konsultasi bagi warga yang mengalami keluhan serupa influenza. RSUD juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemantauan kasus.

Masyarakat diharapkan tidak panik namun tetap waspada terhadap gejala demam, batuk, pilek, dan kelelahan yang berkepanjangan. Pemerintah mengajak warga menjaga kesehatan bersama untuk mencegah penyebaran penyakit di Kota Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *