Daerah  

Ketua MKKS Wilayah V: SLB Jadi Wadah Kemandirian Siswa Berkebutuhan Khusus

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Pendidikan Khusus Layanan Khususu (PKLK) Wilayah V Aceh Tengah–Bener Meriah, Eko Sutrimo, S.Pd., Gr.

Habapublik.com, Takengon – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Pendidikan Khusus Layanan Khususu (PKLK) Wilayah V Aceh Tengah–Bener Meriah, Eko Sutrimo, S.Pd., Gr, menyampaikan harapan besar dalam momen kegiatan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) tingkat kabupaten.

Hal ini disampaikan Eko usai kegiatan penutupan Seleksi Peserta Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) Wilayah V Aceh Tengah dan Bener Meriah Tahun 2026 berlangsung khidmat di SLB Kebayakan, Aceh Tengah.

Eko menegaskan pentingnya peran guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk terus mengajarkan keterampilan vokasional sesuai bakat dan minat siswa. “Pembelajaran yang berkesinambungan akan menjadi bekal kemandirian bagi anak-anak setelah mereka tamat dari SLB,” ujarnya.

Kegiatan penutupan seleksi O2SN dan LKSN turut dihadiri unsur Pemerintah Daerah Aceh Tengah, yang menambah semangat bagi para peserta dan penyelenggara. Dalam kesempatan itu, Eko juga mengajak pemerintah kabupaten serta pihak-pihak yang berkompeten di bidang pendidikan untuk memberikan perhatian khusus kepada sekolah-sekolah SLB.4

Ia menekankan agar masyarakat yang memiliki anak dengan hambatan khusus segera berkoordinasi dengan SLB terdekat, sehingga anak-anak dapat bersekolah sesuai jenjangnya, mulai dari TKLB, SDLB, SMPLB hingga SMALB. “Tidak boleh ada lagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah, meski mereka memiliki hambatan khusus,” tegasnya.

Selain itu, Eko mengingatkan seluruh kepala sekolah SLB agar memimpin satuan pendidikan dengan arif dan bijaksana, serta mengayomi seluruh warga sekolah sesuai visi dan misi lembaga.

“Kepemimpinan yang bijak akan memastikan pendidikan di SLB berjalan sesuai tujuan, yakni membentuk kemandirian dan kepercayaan diri siswa,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *