Daerah  

Bupati Sibral Tinjau Kapal Keruk Bantuan Pemerintah Pusat untuk Normalisasi Kuala Meureudu

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi (kanan), berbincang dengan Keuchik Gampong Meunasah Balek, Usman Affan (kiri), di sela-sela peninjauan kapal keruk bantuan Pemerintah Pusat untuk normalisasi Kuala Meureudu, di Pantai Meurah Setia, Meureudu, Sabtu (27/6/2026). Foto: Hermansyah

Habapublik.com, Meureudu – Kabar baik bagi nelayan di Kabupaten Pidie Jaya. Pasalnya harapan kembali melaut akan terwujud setelah Pemkab Pidie Jaya menerima bantuan satu unit kapal keruk (dredger) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), serta tokoh masyarakat, meninjau langsung kapal keruk tersebut di kawasan Pantai Meurah Setia, Meureudu, Sabtu (27/6/2026

Kapal keruk tersebut akan digunakan untuk mengatasi pendangkalan di Muara atau Kuala sepanjang aliran sungai (Krueng) Meureudu akibat sedimentasi yang terjadi setelah diterjang banjir bandang pada akhir tahun 2025.

Selama ini, sebagaimana diketahui, kondisi kuala yang sangat dangkal menyulitkan bot kapal nelayan keluar masuk sehingga turut memengaruhi aktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir.

Dengan adanya bantuan ini, pengerukan kuala diharapkan segera dilakukan agar jalur pelayaran nelayan kembali aman dan lancar, sehingga kegiatan perikanan dapat berjalan normal.

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Kementerian Pekerjaan Umum atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Pidie Jaya.

Menurut Bupati, bantuan kapal keruk ini menjadi solusi penting untuk mengatasi masalah pendangkalan yang selama ini dikeluhkan para nelayan, khususnya yang beraktivitas di sepanjang aliran Krueng Meureudu.

”Semoga pengerukan berjalan lancar atas izin Allah SWT, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan sektor perikanan di Kabupaten Pidie Jaya,” ungkap Bupati Sibral Malasyi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *