Habapublik.com, Bireuen — Usai menuntaskan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, delapan siswa terbaik SMKN 1 Peusangan mendapat sambutan dan apresiasi dari keluarga besar sekolah, Senin (24/8/2026).
Kedelapan siswa tersebut sebelumnya telah dipercaya mengemban tugas pengibaran bendera mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kabupaten Bireuen. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas, mereka kembali ke sekolah dan disambut dalam suasana penuh kebanggaan.
Penyambutan dilakukan usai pelaksanaan upacara bendera rutin di lingkungan SMKN 1 Peusangan. Kepala sekolah Faisal, S.T., M.Pd. secara langsung menyematkan kalungan bunga kepada kedelapan anggota Paskibraka sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah mereka tunjukkan.
Selain pengalungan bunga, sekolah juga memberikan cendera mata kepada para Paskibraka. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mereka sekaligus inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk berani berprestasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kepala SMKN 1 Peusangan Faisal, S.T., M.Pd., mengatakan, keberhasilan para siswa menjadi Paskibraka merupakan sebuah kebanggaan bagi sekolah sekaligus bukti bahwa peserta didik SMKN 1 Peusangan mampu bersaing dan mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan tugas negara.
“Hari ini kita tidak hanya menyambut mereka yang telah selesai menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga menyambut sebuah prestasi. Mereka telah memberikan contoh bahwa disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan kemauan untuk berlatih akan menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” ujar Faisal.
Menurutnya, pemberian penghargaan bukan semata-mata melihat nilai dari cendera mata yang diberikan, tetapi merupakan bentuk apresiasi sekolah terhadap proses panjang yang telah dilalui para siswa.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap prestasi akan selalu dihargai. Mudah-mudahan keberhasilan delapan Paskibraka ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Hari ini mereka yang berdiri di depan sebagai contoh, tetapi suatu saat akan lahir lagi anak-anak hebat lainnya dari SMKN 1 Peusangan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Fauziah, S.St., menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah menjalankan amanah dengan baik.
Menurut Fauziah, menjadi Paskibraka bukan sekadar mendapatkan kesempatan untuk berdiri di hadapan masyarakat dalam sebuah upacara, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang membutuhkan kedisiplinan, kekompakan, ketahanan mental, dan rasa tanggung jawab.
“Kami sangat bangga kepada anak-anak. Mereka sudah melewati proses latihan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Mudah-mudahan pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka, bukan hanya selama menjadi Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan dan pendidikan mereka ke depan,” ungkapnya.
Salah seorang anggota Paskibraka SMKN 1 Peusangan mengaku bangga sekaligus bersyukur dapat dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.
“Menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selama mengikuti latihan dan menjalankan tugas, kami belajar banyak tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan bagaimana menghargai perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah, para pembina, pelatih, guru, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan penghargaan dari sekolah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik. Semoga adik-adik kami juga termotivasi untuk mengikuti jejak kami,” tutupnya. (*)












