Daerah  

Bupati Suhaidi Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Gayo Lues Terus Berkarya

Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si. membuka pelatihan AdCamp: Skill Up Lab yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Kabupaten Gayo Lues, Senin (21/9/2026). Foto: Kamsah

Habapublik.com, Blangkejeren – Pelatihan Adcamp diharapkan bukan sekadar kegiatan menambah pengetahuan. Lebih dari itu, AdCamp menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda Gayo Lues untuk mengasah keterampilan, menggali ide, serta mengubah potensi daerah menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si. saat membuka pelatihan AdCamp: Skill Up Lab yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Kabupaten Gayo Lues, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 September 2026, itu dipusatkan di Aula Pendopo Bupati Gayo Lues dan diikuti 50 peserta dari berbagai kalangan pelaku ekonomi kreatif, khususnya bidang periklanan, pemasaran, dan produksi konten.

Dalam sambutannya, Bupati Suhaidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut di Gayo Lues. Ia mengatakan daerah ini memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari produk lokal, budaya, kerajinan, pertanian, pariwisata hingga berbagai kreativitas masyarakat.

“Gayo Lues memiliki banyak potensi. Kita memiliki produk lokal, budaya, kerajinan, pertanian, pariwisata dan berbagai kreativitas masyarakat yang bisa dikembangkan. Tetapi potensi yang besar harus diikuti dengan kemampuan untuk mengemas dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas,” ujar Suhaidi.

Menurutnya, perkembangan ekonomi kreatif saat ini tidak hanya bergantung pada kualitas produk. Kemampuan mengemas cerita, membangun citra, melakukan pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan sebuah produk kepada masyarakat.

Karena itu, Bupati berharap para peserta tidak berhenti pada teori yang diperoleh selama pelatihan, tetapi mampu mengubah ilmu tersebut menjadi karya nyata.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan hanya datang untuk mendapatkan ilmu, tetapi pulanglah dengan membawa semangat, keterampilan dan karya yang bisa diterapkan,” pesannya.

Bupati Suhaidi juga mendorong anak-anak muda dan pelaku ekonomi kreatif Gayo Lues agar berani mencoba hal-hal baru. Menurutnya, platform digital telah membuka peluang luas bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih besar. “Jadikan apa yang dipelajari hari ini sebagai bekal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai bagi diri sendiri, masyarakat dan daerah,” lanjutnya.

Ia berharap AdCamp: Skill Up Lab dapat melahirkan semangat baru di kalangan pelaku ekonomi kreatif Gayo Lues, sehingga potensi yang selama ini ada tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu berkembang menjadi karya, produk, dan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dari produk lokal, kopi, kerajinan, kuliner, budaya hingga destinasi wisata, Bupati melihat semuanya memiliki cerita yang layak diperkenalkan. Tantangannya adalah bagaimana cerita tersebut dikemas secara kreatif agar mampu menarik perhatian masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Pelatihan ini pun diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif Gayo Lues semakin percaya diri berkarya dan membawa cerita tentang daerahnya ke ruang digital yang lebih luas.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues Fahmi Sahab, Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar, panitia, serta seluruh peserta AdCamp: Skill Up Lab.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *