Habapublik.com, Meureudu: Jajaran Pemkab Pidie Jaya bersama Polres setempat dan juga turut hadir wakil Bupati terpilih Hasan Basri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (30/1/2025).
Kedatangan jajaran dari Forkopimda Pijay ini untuk mengevaluasi sarana dan prasarana mobil Damkar dengan maksud memastikan kesiapan dan kelayakan armada Damkar dalam menjalankan tugasnya, sekaligus keselamatan bagi petugas di lapangan.
Dikutip media ini lewat keterangan Humas Prokopimda setempat, langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi yang terjadi. Sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Administrasi Wilayah.
Dari hasil kunjungan tersebut sejumlah persoalan yang ditemu membutuhkan perhatian khusus di antaranya: Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) memiliki empat WMK, sementara baru tiga yang memiliki personel dan kendaraan pemadam kebakaran.
Diterangkan kondisi kendaraan pemadam, menurut keterangan Kabag Humas, M. Riza, Minggu (1/2/2025), seluruh mobil pemadam yang tersedia rata-rata berusia lebih dari 5 tahun dan tidak mendapatkan perawatan yang optimal, sehingga dapat menghambat efektivitas dalam menangani kebakaran.
“Pemerintah dalam persoalan ini berencana untuk melakukan perbaikan serta menambah sarana penunjang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” kata Riza.
Untuk langkah selanjutnya Pj Bupati Pidie Jaya, T. Ahmad Dadek yang juga mantan Kepala Pelaksana BPBD dan BPBA, melalui Kabag Humas menegaskan bahwa dalam perencanaan anggaran daerah tahun 2026 untuk melengkapi sarana dan prasarana pemadam kebakaran (Damkar).
Sementara waktu sambungnya, sebagai bagian dari upaya peningkatan perawatan, Ahmad Dadek menyarankan agar kendaraan pemadam dirawat secara rutin dengan melumuri bagian-bagian penting dengan solar dan membersihkannya setiap hari.
Senada dengan itu Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, juga mengomentari dengan mengingatkan supaya mobil damkar dapat dihidupkan secara rutin dan berkala agar mesinnya tetap berfungsi dengan baik.
Selaras dengan itu Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya, M. Nur, menyampaikan jumlah anggota personel pemadam kebakaran Pijay saat ini adalah 36 orang. Ia berharap mendapatkan pelatihan lebih lanjut dalam penanganan kebakaran pemukiman agar lebih profesional dan sigap.
Terakhir Kepala BPBD setempat menyatakan bahwa evaluasi ini melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan damkar, termasuk kebersihan, kelayakan operasional termasuk faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan petugas. (*)












