Ragam  

Cuaca Panas Landa Sabang, Suhu Capai 33,7°C

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sabang Teguh Suprapto.

Habapublik.com, Sabang : Cuaca panas yang melanda sebagian wilayah Aceh juga dirasakan di Kota Sabang. Suhu udara di daerah paling barat Indonesia ini tercatat mencapai angka tertinggi 33,7 derajat Celcius dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sabang Teguh Suprapto mengatakan, meski belum menyentuh suhu ekstrem, kondisi ini tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat.

“Suhu di Sabang saat ini terpantau antara 25 hingga 33,7 derajat Celcius, belum mencapai angka 36 derajat,” ujarnya saat diwawancarai wartawan pada Sabtu (31/5/2025).

Menurutnya, kondisi panas ini terjadi akibat pergerakan semu matahari yang kini berada di belahan utara. Hal ini berpengaruh langsung karena letak geografis Sabang juga berada di wilayah lintang utara.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, suhu terpanas justru biasanya terjadi pada bulan Juni, yang menjadi puncak anomali suhu. Fase peralihan menuju musim kemarau membuat suhu udara cenderung meningkat sejak Februari hingga Juli,” jelasnya.

Meski sempat terjadi peningkatan intensitas hujan di bulan Mei, secara umum curah hujan di Sabang cenderung menurun. Hal ini menyebabkan udara menjadi lebih kering dan panas, terlebih pada siang hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat suhu tinggi dan menjaga asupan cairan tubuh. “Utamakan menjaga kesehatan dan hindari dehidrasi. Apalagi dalam kondisi panas seperti ini, tubuh lebih cepat kehilangan cairan,” pesannya.

Selain itu, warga juga diminta berhati-hati dalam penggunaan api, termasuk saat membakar sampah. Kondisi panas dan kering berisiko memicu kebakaran yang dapat merembet dan membahayakan lingkungan sekitar.

BMKG memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca di wilayah Sabang dan menyampaikan peringatan dini jika terjadi peningkatan suhu yang signifikan. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG demi keselamatan bersama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *