Pemko Banda Aceh dan PBVSI Sukses Gelar Turnamen Bola Voli Piala Wali Kota 2026

Ketua PBVSI Kota Banda Aceh, Aulia Rahman didampingi Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Banda Aceh Teuku Hairunis, foto bersama sang juara SMA Negeri 9 Tunas Bangsa Banda Aceh usai turnamen Bola Voli Piala Wali Kota Banda Aceh 2026 di GOR Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Minggu (24/5/2026). Foto: Kiriman Panitia.

Habapublik.com, Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berkolaborasi dengan PBVSI Kota Banda Aceh sukses menggelar Turnamen Bola Voli Piala Wali Kota Banda Aceh 2026 yang berlangsung meriah di GOR Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Turnamen antar pelajar SMA/MA/SMK se-Banda Aceh tersebut resmi ditutup pada Minggu (24/5/2026) dengan SMA Negeri 9 Tunas Bangsa Banda Aceh keluar sebagai juara usai mengalahkan SMA Negeri 8 Banda Aceh dengan skor 3-0 pada partai final.

Kepala Dispora Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang dinilai menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dalam membina generasi muda.

Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, mempererat silaturahmi antarpelajar, serta menjaring bibit atlet potensial untuk masa depan olahraga Kota Banda Aceh.

“Alhamdulillah turnamen ini berjalan sukses, aman, dan mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan semangat olahraga di kalangan pelajar Banda Aceh sangat tinggi. Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mendukung kegiatan pembinaan atlet usia dini melalui kolaborasi bersama PBVSI dan berbagai pihak lainnya,” ujar Reza.

Ia menambahkan, Pemko Banda Aceh berkomitmen menghadirkan lebih banyak event olahraga pelajar sebagai upaya menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.

Ketua PBVSI Kota Banda Aceh, Aulia Rahman, juga mengapresiasi dukungan penuh Pemko Banda Aceh terhadap pengembangan olahraga bola voli di ibu kota provinsi tersebut.

Menurut Aulia, keberhasilan pelaksanaan turnamen tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia, sekolah, hingga para suporter yang menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Yang paling penting dalam turnamen ini bukan hanya mengejar juara, tetapi bagaimana sportivitas dan pembinaan atlet terus berjalan. Kami berharap ajang ini melahirkan calon-calon atlet masa depan Banda Aceh untuk menghadapi event seperti POPDA maupun Pra POPNAS,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Teuku Hairunis, menyebutkan sebanyak 11 tim dari berbagai sekolah di Banda Aceh ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Banda Aceh itu mengatakan seluruh pertandingan berlangsung lancar dan tertib dengan tingginya antusiasme masyarakat yang memadati GOR Pango sejak babak penyisihan hingga final.

“Turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga pelajar di Banda Aceh memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kami berterima kasih kepada Pemko Banda Aceh, PBVSI, sekolah peserta, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,” pungkas Hairunis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *