Habapublik.com, Blangkejeren – Semangat baru mewarnai dunia kesehatan di Kabupaten Gayo Lues. Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gayo Lues periode 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, Jumat (26/6/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Wilayah Aceh, dr. Muntadhar, Sp.B., Subsp.Ped(K), yang secara resmi mengukuhkan dr. Junaidi sebagai Ketua IDI Cabang Gayo Lues periode 2025–2028.
Prosesi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, S.E., M.AP, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, Kepala BNNK Gayo Lues, pimpinan organisasi profesi, para tenaga kesehatan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua IDI Wilayah Aceh dr. Muntadhar, Sp.B., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues atas komitmen dan dukungan yang selama ini diberikan kepada organisasi profesi dokter.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru demi kemajuan pelayanan kesehatan di Gayo Lues,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara IDI dan Dinas Kesehatan menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa letak geografis Gayo Lues yang jauh dari ibu kota provinsi tidak boleh menjadi hambatan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Jarak bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Masyarakat Gayo Lues berhak mendapatkan layanan kesehatan terbaik sebagaimana daerah lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki menilai pelantikan kepengurusan baru IDI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin maju.
Menurutnya, dokter merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. “Dokter merupakan garda terdepan dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.
Karena itu, IDI memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi, menegakkan etika kedokteran, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan sektor kesehatan,” kata Maliki.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan berbagai terobosan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memanfaatkan perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Gayo Lues.
Tak hanya itu, Maliki juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas profesi serta memberikan pelayanan yang humanis, adil, profesional, dan selalu mengutamakan keselamatan pasien.
Dengan kepengurusan baru yang telah resmi dilantik, IDI Cabang Gayo Lues diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat solidaritas antarprofesi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Gayo Lues yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Pelantikan ini menjadi simbol lahirnya komitmen baru bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang tulus kepada masyarakat.(*












