Agama  

Ustadz Taufiq Daud: Keikhlasan Jadi Kunci Amal Warga Muhammadiyah Pijay

Ustadz Taufiq Daud (berkaca mata) didampingi ketua Muhammadiyah Pidie Jaya, Ustadz Makmur Hasan Sufi (kopiah putih) menyerahkan santunan secara simbolis kepada seorang warga Muhammadiyah terdampak banjir di Musala Muhammadiyah, Meureudu, Pidie Jaya, seusai tausiyah dan silaturahmi, Senin (27/7/2026). Foto: Hermansyah.

Habapublik.com, Meureudu – Ustadz Taufiq Daud mengajak warga Muhammadiyah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) untuk senantiasa menjadikan keikhlasan sebagai landasan utama dalam setiap amal dan pengabdian.

Pesan tersebut disampaikan Ustadz Taufiq Daud dalam sambutan (tausiyah) di hadapan keluarga besar Muhammadiyah Pidie Jaya di Musala Muhammadiyah, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (27/7/2026),

Selain memberikan dukungan moril, pertemuan dimaksud adalah bagian dari silaturahmi pengurus Majelis Tarjih dan Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor tersebut dengan warga Muhammadiyah pasca terdampak musibah banjir besar melanda tujuh bulan lalu.

Menurut Ustadz Taufiq yang juga pengajar tetap di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu, keikhlasan merupakan kunci utama dalam menjaga semangat beramal.

”Terus beramal dan memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, serta saling mendukung dalam menjalankan berbagai program dakwah dan di Pidie Jaya,“ kata Akademisi asal Aceh Besar yang telah menetap 20 tahun di Bogor.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain diisi kata sambutan dalam bentuk tausiyah, acara juga dirangkai dengan sesi pertanyaan yang memberikan kesempatan kepada warga Muhammadiyah untuk menjawab dan dihadiahi bonus tambahkan.

Sebagai penutup, Ustadz Taufiq Daud menyerahkan santunan kepada warga Muhammadiyah yang hadir sebagai wujud kepedulian dan dukungan moril. Sembari mendoakan agar senantiasa diberi kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian yang Allah SWT berikan.

Setelah itu, ustadz yang juga merupakan pengurus Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor tersebut melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Tengah untuk melaksanakan bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *