Daerah  

TMMD ke-130 Kodim 0109/Aceh Singkil Gela Penyuluhan Stunting di Posyandu Kuta Tinggi

TMMD ke-130 Kodim 0109/Aceh Singkil Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Kuta Tinggi, Rabu (04/11/2026). (Foto; Satgas TMMD Kodim.0109/Aceh Singkil)

Habapublik.com, Aceh Singkil: Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0109/Aceh Singkil menggelar penyuluhan stunting di Posyandu Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (04/11/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD ke-130 yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga edukasi kesehatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Penyuluhan menghadirkan pemateri dari Puskesmas Kuta Tinggi, Sani  Br Sihotang. Kegiatan diikuti ibu hamil, ibu balita, kader posyandu, dan masyarakat Desa Kuta Tinggi.

Dalam penyuluhannya, Sani Br Sihotang menjelaskan pemahaman dasar tentang stunting, mulai dari pengertian, ciri-ciri, hingga faktor penyebabnya. Ia menegaskan bahwa stunting berbeda dengan anak bertubuh pendek biasa, karena stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pemenuhan gizi ibu hamil. Ibu hamil diimbau mengonsumsi gizi seimbang, memenuhi kebutuhan protein, vitamin, zat besi dan asam folat, serta mencegah anemia dan rutin memeriksakan kehamilan.

Selain itu, pemateri juga menekankan pentingnya ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan pemberian MPASI yang bergizi sesuai usia anak. Untuk anak balita, pemenuhan gizi seimbang melalui protein hewani seperti ikan, telur, daging dan susu, serta sayur dan buah dinilai sangat penting.

Penyuluhan juga menyoroti pola asuh yang baik, kebersihan lingkungan dan sanitasi, serta pemantauan pertumbuhan anak. Masyarakat diajak membiasakan cuci tangan pakai sabun, menggunakan jamban sehat, menggunakan air bersih, dan rutin membawa anak ke Posyandu untuk penimbangan dan pengukuran tinggi badan guna deteksi dini gangguan pertumbuhan.

Sani Br Sihotang juga menekankan peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting. Menurutnya, pencegahan tidak bisa hanya dilakukan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kesadaran orang tua dan dukungan lingkungan.

“Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat memahami langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini, sehingga dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas,” ujar Sani.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0109/Acehp Singkil menegaskan bahwa kepedulian TNI terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui edukasi kesehatan demi masa depan generasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *