1.202 Gempa Bumi Guncang Aceh Selama 2023

Data 1.202 Gempa Bumi Guncang Aceh Selama 2023

Habapublik, Banda Aceh : Tak terasa tahun 2023 hampir berlalu, Sepanjang tahun 2023 (update data s.d. tanggal 25 Desember 2023) berbagai kejadian gempabumi terjadi di wilayah Aceh. Stasiun Geofisika Aceh Besar yang mempunyai tugas fungsi untuk melaksanakan monitoring gempabumi berhasil mencatat setidaknya 1202 kejadian gempabumi yang terjadi di tahun 2023 di wilayah Aceh dengan berbagai kekuatan (Magnitudo) dan kedalaman.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin, S.Si, M.Sc mengatakan, gempabumi yang terjadi di Aceh didominasi dengan gempabumi berkekuatan Magnitudo kurang dari 5 (M<5) dimana terdapat 862 gempabumi dengan kekuatan Magnitudo kurang dari 3 (M<3) dan 328 gempabumi dengan kekuatan Magnitudo 3 sampai dengan Magnitudo kurang dari 5 ( 3≤M<5).

“Gempabumi dengan kekuatan Magnitudo lebih besar sama dengan 5 (M≥5) tercatat sebanyak 12 kejadian dimana Magnitudo terbesar yaitu M 6.2 yang terjadi di Laut sebelah Barat Aceh pada tanggal 16 Januari 2023 lalu.,”ujarnya Selasa (26/12/2023).

Andi Azhar menjelaskan, berdasarkan kedalaman, gempabumi yang terjadi di Aceh didominasi dengan gempabumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer (D < 60 km) sebanyak 1102 kejadian. “Kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah dengan kedalaman 60 hingga kurang dari 300 kilometer (60 km ≤ D < 300 km) sebanyak 100 dan tidak ada kejadian gempabumi yang terjadi pada kedalaman dalam dengan kedalaman lebih sama dengan 300 kilometer (D ≥ 300 km),”tuturnya.

Berdasarkan laporan instansi terkait serta masyarakat terdapat 38 gempabumi yang dirasakan sepanjang tahun 2023 dimana skala dampak dirasakan terbesar mencapai IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi) yang terjadi pada kejadian gempabumi dengan Magnitudo M 3.7 di Timur Laut Jantho, Aceh Besar pada tanggal 1 Januari 2023, Magnitudo M 6.2 dan M 5.2 di Tenggara Aceh Singkil pada tanggal 16 Januari dan 11 Maret 2023, dan Magnitudo 5.5 di BaratDaya Banda Aceh pada tanggal 9 Juli 2023.

Dari peta seismisitas wilayah Aceh pada tahun 2023 terlihat bahwa wilayah Patahan Sumatera segmen Aceh-Central yang terletak Kabupaten Pidie bagian Barat merupakan wilayah dengan tingkat keaktifan gempabumi (seismisitas) tinggi. “Dengan keaktifan gempabumi di wilayah Aceh yang tinggi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, bersikap tenang, tidak panik dan tidak terpancing oleh informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,”sebutnya.

“Peningkatan kapasitas masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman bahaya gempabumi. Pastikan sumber informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarluaskan dibeberapa kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,”demikian Andi Azhar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *