Selama PON XXI, Penjualan Oleh-Oleh di Sabang Masih Stabil

Imran, salah seorang pedagang souvenir dan oleh oleh di Kota Sabang sedang melayani pembeli. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Ditengah gemuruh dan semangat Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang sedang berlangsung di Sabang, suasana di toko- oleh-oleh lokal tampak masih tenang. Meskipun ramai pengunjung ataupun para atlet dari berbagai daerah yang memenuhi kota ini, penjualan oleh-oleh di Sabang dilaporkan masih stabil, sama seperti hari biasa.

Hal tersebut disampaikan oleh Imran, salah seorang pedagang souvenir dan oleh oleh di Kota Sabang. Ia memperkirakan kemungkinan penjualan oleh oleh seperti kue bakpia akan meningkat pada akhir pekan.

“Jadi hingga saat ini penjualan souvenir di toko saya masih stabil, belum ada peningkatan yang signifikan. Biasanya, pengunjung itu disaat mereka mau kembali ke daerah asal, baru mereka berbelanja di toko souvenir, untuk membeli oleh-oleh,” ujar Imran, Senin (16/09/2024).

Dikatakan, pada hari-hari biasa, seperti Senin hingga Kamis, toko-toko masih mengalami sepi pengunjung. Penjualan oleh-oleh khas Sabang seperti kue bakpia, dodol dan cokelat masih tetap stabil, dengan rata-rata penjualan antara 20 hingga 30 item per hari.

Namun, ia membandingkan penjualan pada musim liburan. Menurutnya penjualan pada musim liburan yang lalu dapat mencapai 60 bahkan hingga 100 item per harinya. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan untuk membeli oleh-oleh bisa sangat bervariasi, dipengaruhi oleh minat dan situasi pasar yang tidak selalu konsisten.

“Namun cuaca buruk seperti hujan atau angin kencang yang terjadi dalam pekan ini di kota sabang dapat menghambat aktivitas belanja, dan berdampak pada jumlah pelanggan yang datang,” tambahnya.

Imran berharap kepada, pemko sabang agar kiranya dapat menambah kegiatan eksibisi ataupun kegiatan lokal lainnya yang dapat mempromosikan produk oleh oleh dan souvenir khas sabang. Terutama jika ada kegiatan tambahan seperti acara hiburan lokal yang dapat menarik minat para pengunjung ke pulau weh ini.

Kendati demikian, saat ini, ia mengaku telah mempersiapkan cadangan oleh oleh, dan souvenir, jika sewaktu waktu lonjakan pengunjung meningkat saat pergelaran PON di Sabang berakhir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *