Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang melaksanakan kegiatan penanaman padi gogo secara simbolis di wilayah Kota Sabang. Penanaman ini dilakukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Andri Nourman, AP, M.Si, bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Kadistanpangan) Kota Sabang, Fakri, S.E., MAP, serta Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P. Program ini merupakan bagian dari Program Penambahan Areal Tanam (PAT) Padi Gogo yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman mengatakan, Program penanaman padi gogo ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap kekurangan air. Serta merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan krisis pangan akibat fenomena El Nino.
“Padi gogo dikenal sebagai varietas yang lebih tahan terhadap kondisi minim air dibandingkan padi sawah, sehingga menjadi solusi ideal untuk lahan kering dan tadah hujan seperti di Sabang. Penambahan Areal Tanam (PAT) Padi Gogo ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil untuk memperluas lahan pertanian guna meningkatkan produksi pangan nasional, terutama di daerah yang rentan terhadap kekeringan,” ujar Andri, Sabtu (21/09/2024).
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, S.E., MAP, mengungkapkan, program ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi para petani. “Melalui program ini, diharapkan hasil panen dapat meningkat meskipun dalam kondisi keterbatasan air. Dengan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air, pengelolaan irigasi di lahan kering juga akan lebih optimal,” tambahnya.
Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2024 ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, namun juga sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan para petani di Sabang.
Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan pihak terkait sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini.
Penanaman padi gogo di Sabang diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain yang juga mengalami kekeringan, sebagai solusi menghadapi perubahan iklim dan memastikan ketahanan pangan nasional.(*)












