Habapublik.com, Banda Aceh: Rumah Zakat bekerjasama dengan SMP Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh menggelar kegiatan edukasi “Stop Bullying” yang diikuti oleh 75 siswa kelas 8. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (21/1/2025) tersebut merupakan salah satu program unggulan Rumah Zakat di bidang pendidikan, selain program beasiswa.
Edukasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying sekaligus membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Mu’allim Zulfitri, SH., yang menyambut baik inisiatif dari Rumah Zakat.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang peduli, menghormati sesama, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” ungkapnya.
Edukasi anti-bullying ini dipandu oleh Fatmawati, S.Psi., seorang konselor remaja yang menyampaikan materi secara interaktif dan menarik. Para siswa terlihat antusias mengikuti diskusi, simulasi, dan berbagi pengalaman terkait bullying di lingkungan mereka.
Dalam kesempatan ini, Rumah Zakat juga menampilkan video recap kegiatan mereka di Palestina, yang menggugah empati para peserta terhadap saudara-saudara mereka yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Video tersebut tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menanamkan nilai solidaritas global di kalangan siswa.
Sebagai penutup kegiatan, pihak sekolah menyerahkan donasi yang telah dikumpulkan oleh siswa dan guru kepada Rumah Zakat. Donasi ini akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina.
“Donasi ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap sesama. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi siswa kami untuk terus berbagi,” ujar Mu’allimah Siti Aminah, S.Pd.I., Gr., wakil kepala sekolah bidang keagamaan setelah penyerahan donasi.
Kegiatan edukasi ini akan dilanjutkan pada Jumat, 24 Januari 2025, di aula Sekolah Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh. Rumah Zakat berharap program ini tidak hanya membangun kesadaran tentang bullying, tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan di kalangan siswa, menjadikan mereka agen perubahan untuk lingkungan yang lebih baik.(*)












