Jelang Ramadhan, Stok Beras Bulog di Sabang Aman

Menjelang bulan suci Ramadhan, ketersediaan beras di Gudang Bulog Kota Sabang masih dalam kondisi aman. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Menjelang bulan suci Ramadhan, ketersediaan beras di Gudang Bulog Kota Sabang masih dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras yang tersedia di gudang mencapai sekitar 23 ton 900 kg.

Kepala Gudang Bulog Sabang Hanafiyah Amin mengatakan, dalam waktu sepekan ke depan, Gudang Bulog Kota Sabang akan mendapatkan tambahan stok sebanyak 400 ton dari Kanwil Aceh atau Gudang Bulog Siron, Aceh Besar. Stok beras tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan warga Sabang hingga tiga bulan ke depan.

Sementara itu, penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk sementara dihentikan karena pemerintah saat ini tengah mengumpulkan gabah sebanyak 3 juta ton. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan harga padi di tingkat petani lokal agar mencapai Rp6.500 per kilogram.

“Belum tau pasti nanti yang akan di stok jenis beras apa, karena untuk saat ini sesuai perintah Presiden RI beras SPHP diberhentikan peredarannya. Saat ini Pemerintah fokus mengumpulkan gabah, agar harga jual tinggi dan meningkatkan ekonomi petani lokal,” ujar Hanafiyah, Jumat (07/02/2025).

Hanafiyah menjelaskan, meski beras SPHP diberhentikan sementara penjualannya, untuk bantuan pangan, saat ini sudah tersedia stok untuk dua bulan ke depan, dengan alokasi sebesar 21 ton per bulan. Selain itu, masyarakat yang memiliki izin toko dan telah terdaftar dapat mengambil beras SPHP sebanyak 2 ton dalam waktu satu minggu sekali.

“Nah jadi untuk bantuan pangan, sebulan 21 ton kalau untuk dua bulan menjadi 42 ton. Sementara untuk kebutuhan beras masyarakat Sabang secara keseluruhan itu perbulannya mencapai hingga 30 ton,” tambahnya.

Dengan tambahan stok yang segera dikirimkan, masyarakat diharapkan tidak khawatir akan ketersediaan beras selama Ramadhan. Pemerintah juga telah memastikan distribusi lancar guna menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh lapisan masyarakat Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *