Ragam  

Angka Pernikahan Turun, Kemenag Sabang Tingkatkan Edukasi Generasi Muda

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sabang, Tgk Murdani.

Habapublik.com, Sabang: Angka pernikahan di Kota Sabang terus menunjukkan penurunan selama tiga tahun terakhir. Fenomena ini menjadi perhatian serius Kementerian Agama (Kemenag) Sabang yang kini fokus mendorong edukasi bagi generasi muda.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sabang, Tgk Murdani, menyebutkan pada 2022 tercatat 182 pasangan menikah, turun menjadi 164 di 2023, dan kembali turun jadi 143 pada 2024. Penurunan ini dinilai memengaruhi struktur sosial dan regenerasi penduduk di masa depan.

“Penurunan ini cukup signifikan dan berpotensi mempengaruhi struktur sosial masyarakat. Terutama dalam pembentukan keluarga baru dan regenerasi penduduk dalam jangka panjang,” ujar Tgk Murdani, Rabu (9/7/2025).

Ia menjelaskan, banyak anak muda kini memilih menunda pernikahan demi mengejar karier atau merasa belum siap secara mental. Faktor kesiapan mental disebut lebih dominan dibanding kendala ekonomi atau mahalnya mahar.

“Bukan hanya faktor ekonomi dan mahar yang tinggi. Tetapi dominannya justru kesiapan mental yang belum matang,” tambahnya.

Semester pertama 2025 menunjukkan tren positif dengan 94 pasangan menikah hingga Juni. Pihak Kemenag berharap angka tersebut terus naik hingga akhir tahun.

Kemenag juga terus mendorong bimbingan pra-nikah sebagai bentuk pembinaan generasi muda. Seluruh prosedur pernikahan pun diatur lewat KUA, termasuk layanan gratis jika dilakukan di kantor.

Murdani mengimbau generasi muda agar tidak ragu untuk melangsungkan pernikahan serta terus mempersiapkan diri secara matang. Ia menyarankan agar senantiasa bekerja dengan sungguh-sungguh, disiplin dan memperbanyak ibadah demi masa depan yang lebih baik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *