Habapublik.com, Banda Aceh – Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 Antar Kecamatan se-Kota Banda Aceh dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi bergulir di Lapangan Eks PON Rugby, Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kamis (6/8/2026).
Turnamen yang berlangsung hingga 21 Agustus 2026 ini diselenggarakan oleh PSSI Kota Banda Aceh dengan dukungan Pemerintah Kota Banda Aceh, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh, Perumdam Tirta Daroy, serta Rasamala Hotel dan Bank Syariah Nasional.
Turnamen resmi dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, dan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolsek Meuraxa, Danramil Meuraxa, para camat se-Kota Banda Aceh, panitia pelaksana, serta para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Banda Aceh.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memajukan olahraga.
Ia menjelaskan, pembangunan olahraga memiliki tiga indikator utama, yakni peningkatan prestasi, pembudayaan olahraga di tengah masyarakat, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
“Kalau berbicara prestasi olahraga, tentu fondasinya adalah pembinaan usia dini. Dispora Banda Aceh selama ini fokus pada pembinaan atlet muda, termasuk melalui Liga Sekolah Sepak Bola (SSB) Kota Banda Aceh. Namun di sisi lain, olahraga juga harus menjadi budaya masyarakat,” katanya.
Menurut Reza, Turnamen Eksekutif U-45 menjadi salah satu bentuk pembudayaan olahraga karena mendorong masyarakat tetap aktif berolahraga meski telah memasuki usia dewasa.
“Sepak bola gembira seperti ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Banda Aceh. Nikmati prosesnya, jangan terlalu berfokus pada hasil. Yang terpenting adalah kebersamaan, kesehatan, dan semangat olahraga,” pungkasnya.
Sekretaris Umum PSSI Kota Banda Aceh, Ir. TM Khaidir, MM, mengatakan turnamen tersebut dapat terlaksana berkat dukungan penuh Wali Kota Banda Aceh.
“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan Ibu Wali Kota Banda Aceh. Awalnya kami menargetkan seluruh sembilan kecamatan ikut berpartisipasi, namun karena keterbatasan waktu persiapan, ada dua kecamatan yang belum dapat mengikuti turnamen ini. Meski demikian, kami mengapresiasi seluruh kecamatan yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, turnamen ini khusus diperuntukkan bagi pemain berusia 45 dan wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Banda Aceh.
Selain memperebutkan trofi juara, panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp10 juta bagi para pemenang. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarkecamatan melalui olahraga sepak bola. (*)












