News  

Pemko Lhokseumawe Tetapkan Kawasan Kumuh Pusong sebagai Desa Gammawar

PJ Walikota Lhokseumawe, A Hanan.

Habapublik.com, Lhokseumawe: Sebagai wadah pembinaan dan monitoring penurunan angka stunting serta untuk menciptakan kebersihan lingkungan, di setiap desa yang ada 4 Wilayah kecamatan, Pemerintah Kota kota Lhokseumawe akan melakukan penetapan sejumlah Desa Percontohan dengan Status Gampong Gammawar.

PJ Walikota Lhokseumawe, A Hanan mengatakan sebagai desa percontohan Gampong Gammawar tersebut, di tetapkan di daerah kawasan kumuh dan padat penduduk tepatnya di daerah penghasil ikan pesisir pantai desa Pusong Kecamatan Banda Sakti.

“Sebagai Pj Walikota saya baru saja tandatangani suratnya, besok akan hadir melakukan penetapan Gammawar sebagai gerakan percontohan yang dipusastkan di Kawasan Pusong Kecamatan Banda Sakti,” Kata A Hanan ketika ditemui diruang kerjanya, Senin, (24/6/2024).

Adapun alasan Penetapan Desa Pusong sebagai desa percontoh pembinaan gammawar tersebut di dikatakan Pj Walikota A. Hanan, dilakukan sesuai hasil peninjauan di kawasan kumuh dan penduduk yang telah beberapa kali dilakukan pihaknya bersama sejumlah OPD dan pihak terkait kebersihan Lingkungan,

Kawasan tersebut adalah Desa Pusong Kecamatan Banda Sakti yang telah banyak ditemukan Balita Stunting, dan kasus Balita Gizi buruk akibat kekurangan asupan Nutrisi ibu hamil sejak dalam kandungan.

“Kita sudah beberapa kali turun ke lapangan, kondisi lingkungan Desa Pusong memang tidak sederhana, disana banyak kasus Balita gizi buruk juga stunting, sehingga bentuk sosialisasi kegiatan program pembinaan Desa Percontohan akan dipusatkan di desa Pusong yang telah kita jadikan gerakan desa percontohan Gammawar. ‘Katanya.

Lebih lanjut dikatakan A Hanan nelalui program pembinaan peran PKK, penetapan Setatus Desa Gammawar ini diharapkan bisa dijadikan contoh bagi Desa lainnya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi angka stunting di desa melalui program-program pemberdayaannya.

“Melalui penetapan Status Gampong Gammawar didesa pusong ini, nantinya kita menjagak masyarakat untuk dapat menciptakan kebersihan lingkungan, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi angka stunting,”tuturnya.

A Hanan juga mengakui bahwa sejauh ini belum bisa berbuat banyak untuk melakukan penanganan Desa kumuh yang disinyalir telah mendorong teciptanya balita stunting, gizi buruk juga oersoalan ibu hamil. Namun demikian sebagai Pj Walikota A Hanan menyatakan komit untuk menciptakan usulan program yang diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah Pusat.

Selain penetapan status Gerakan Desa Gammawar yang ditargetkan untuk percepatan dan pencegahan angka stunting di kawasan Pusong, pemerintah kota kata A Hanan, juga akan melakukan persiapan untuk pembentukan standar penetapan rumah sehat.

“Ya standar rumah sehat selama ini sudah dilakukan pembinaan melalui PKK, dan mereka menggiatkan penanaman sayur sayuran, kemudian kebersihan lingkungan yang di perhatikan sehingga benar benar bisa menjadi contoh rumah sehat,”jelasnya.

Mengakhiri pembicaraan A. Hanan mengakui bahwa sejauh ini belum bisa berbuat banyak untuk melakukan penanganan Desa kumuh yang disinyalir telah mendorong teciptanya balita stunting, gizi buruk juga oersoalan ibu hamil,”demikian A Hanan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *