Habapublik.com, Sabang: Peristiwa orang melompat ke laut kembali terjadi Di KMP Aceh Hebat 2 dalam perjalanannya dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan Sabang. Seorang pemuda asal Kota Jantho, Aceh Besar berinisial AU (24) nekad dalam percobaan bunuh diri melompat ke laut, karena alasan akun game di retas.
Menanggapi hal tersebut, setibanya KMP Aceh Hebat 2 ke Pelabuhan Balohan Sabang pada pukul 14.00 WIB Balai Kekarantinaan Kesehatan kelas II Sabang langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pemuda tersebut.
Menurut Kepala BKK Wilayah Kerja Pelabuhan Balohan Sabang Gema Eka Putra, SKM, pihaknya menyiapkan tenaga medis seperti perawat dan dokter, untuk langsung memeriksa kondisi korban di anjungan KMP Aceh Hebat 2, hasil dari pemeriksaan tersebut dapat dipastikan kondisi fisik korban dalan keadaan sehat.
“Yang lompat dari Kapal Aceh Hebat II ya, setelah kita lakukan pemeriksaan dari kesehatannya baik-baik saja seperti denyut nadi, jantung, tensi darah itu semuanya sehat. Jadi hanya mungkin kondisi mentalnya saja yang tidak sehat mungkin depresi, sehingga dia melakukan upaya bunuh diri,” ujar Gema, kepada habapublik.com di Sabang, Minggu (28/07/2024).
Setelah korban diamankan oleh pihak KMP Aceh Hebat 2, dan dinyatakan kondisi fisiknya sehat, korban kembali diberangkatkan menggunakan kapal tersebut menuju Pelabuhan Ulee Lheue, dan dijemput oleh pihak keluarga.
Pihak BKK Kelas II Sabang dan KMP Aceh Hebat II juga telah melakukan koordinasi dengan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) dan instansi terkait, agar korban segera diberikan penanganan lebih lanjut dengan dibawa ke psikiater.
Gema juga menghimbau, kepada pihak KMP Aceh Hebat II untuk dapat melengkapi peralatan Medis di atas kapal, seperti oksigen, obat-obatan dan peralatan lainnya yang dianggap penting untuk digunakan saat pelayaran. Hal ini dilakukan tentunya untuk mengantisipasi jika ada penumpang kapal yang membutuhkan pertolongan medis.
“Selain untuk pihak KMP Aceh Hebat II, himbauan dari kami BKK Kelas II Sabang pada saat penjualan tiket bagi pengguna jasa agar lebih teliti melihat kondisi pengunjung yang membeli tiket. Serta bagi petugas dilapangan lebih diperketat lagi mengecek kondisi penumpang yang akan naik ke atas Kapal,” tutupnya.(*)












