UPTD Puskesmas Sukakarya Sabang Gelar BIAS untuk Tingkat SD/MI

UPTD Puskesmas Sukakarya Sabang kembali mengadakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya. Program imunisasi ini dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 9 November 2024. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : UPTD Puskesmas Sukakarya Sabang kembali mengadakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya. Program imunisasi ini dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 9 November 2024 di 12 sekolah yang telah dujadwalkan.

Kepala UPTD Puskesmas Sukakarya Kota Sabang Fadhiah Hanum, SKM mengatakan, program ini dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai langkah pencegahan dini. BIAS, bertujuan untuk memberikan vaksin Td (tetanus dan difteri) dan DT (difteri-tetanus) guna mencegah penyakit menular dan mendukung kesehatan anak-anak.

“Jadi imunisasi ini kami lakukan bagi anak-anak kelas 1 hingga kelas 5 di 12 sekolah yang terdaftar. Vaksinasi difteri dan tetanus menjadi prioritas, mengingat pentingnya imunitas anak-anak pada usia sekolah yang rentan terhadap infeksi bakteri berbahaya,” ujar Fadhiah, Kamis (07/11/2024).

Proses pelaksanaan imunisasi akan melibatkan koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukakarya. Para tenaga medis juga akan memastikan setiap siswa yang diimunisasi dalam kondisi sehat dan siap menerima vaksin.

“Sebelumnya sosialisasi mengenai pentingnya imunisasi juga sudah kami lakukan kepada guru dan orang tua siswa untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi. Selain memberikan imunisasi, petugas medis juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan diri di lingkungan sekolah,” tambahnya.

UPTD Puskesmas Sukakarya Sabang berkomitmen untuk melanjutkan program-program kesehatan lainnya guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan BIAS ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi para orang tua dan pihak sekolah dalam menjaga kesehatan anak-anak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *