Miris, Sosialisasi BIAS di Sabang Minim Dukungan Orang Tua

Miris, Sosialisasi BIAS di Sabang Minim Dukungan Orang Tua.

Habapublik.com, Sabang : Kegiatan sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kota Sabang dimulai sejak 17 Juli 2025. Program ini rutin digelar setiap bulan Agustus dan November di seluruh wilayah Indonesia.

Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, Nazaria, menyebutkan sasaran utama sosialisasi adalah orang tua siswa kelas 1, 2, 5, 6 jenjang Sekolah Dasar (SD), serta kelas 9 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia menyayangkan rendahnya partisipasi orang tua dalam kegiatan ini.

“Dari 324 sasaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1, hanya 51 orang tua yang hadir. Sedangkan di SDN 2, dari 185 sasaran, hanya 11 orang tua yang datang,” ujarnya, Sabtu (19/07/2025).

Nazaria menambahkan, minimnya kehadiran orang tua menjadi tantangan utama dalam menyampaikan informasi penting mengenai imunisasi. Padahal, imunisasi merupakan hak dasar anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan pemerintah.

Miris, Sosialisasi BIAS di Sabang Minim Dukungan Orang Tua

“Informasi yang benar mengenai imunisasi ini bisa jadi tidak tersampaikan karena kurangnya dukungan orang tua. Sementara di luar sana justru banyak berita negatif soal imunisasi,” tegasnya.

Menurutnya, imunisasi BIAS yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas dipastikan aman, berkualitas, dan efektif dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Pemerintah berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi keliru yang menyebar di media sosial.

Tim kesehatan dalam kegiatan ini terdiri dari berbagai unsur, yakni pengelola imunisasi Dinkes Sabang, dokter puskesmas, koordinator imunisasi, penanggung jawab aplikasi ASIK, dan bidan desa. Kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua terhadap pentingnya imunisasi.

Dinas Kesehatan Kota Sabang menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan anak-anak melalui program BIAS. Nazaria berharap, partisipasi masyarakat dapat meningkat pada pelaksanaan imunisasi di bulan Agustus dan November mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *