Daerah  

Sukses Terapkan STBM, Pemkab Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil secara resmi menerima penghargaan berprestasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Foto: Prokopim Pemkab Aceh Singkil.

Habapublik.com, Aceh Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian pembangunan di sektor kesehatan, yaitu keberhasilan dan konsistensi dalam mengimplementasikan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Atas keberhasilan tersebut Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil secara resmi menerima penghargaan berprestasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Capaian ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar di bidang kesehatan senantiasa menjadi prioritas utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkesinambungan.

Akselerasi Program Strategis Sektor Kesehatan

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH dalam keterangannya kepada awak media, Rabu, (20/5/2026), menyampaikan apresiasi atas sinergisitas seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program ini.

Ia menegaskan bahwa sejak mengawali masa jabatan pada periode 2025–2030, akselerasi terhadap sejumlah program strategis di sektor kesehatan terus dipacu demi mengoptimalkan pelayanan publik.

“Alhamdulillah, sejak kembali mengemban amanah sebagai Kepala Daerah, berbagai program prioritas penunjang derajat kesehatan masyarakat telah merealisasikan hasilnya. Langkah taktis ini di antaranya meliputi pengadaan armada ambulans darat dan laut untuk peningkatan mobilitas rujukan, revitalisasi fasilitas sarana dan prasarana di RSUD Aceh Singkil, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi dokter spesialis,” urai Bupati Safriadi Oyon.

Bupati Oyon juga merefleksikan keberhasilan pada periode kepemimpinannya terdahulu (2012–2017), di mana Kabupaten Aceh Singkil sempat meraih atensi internasional atas inovasi kemitraan bidan dan dukun dalam menekan angka mortalitas ibu melahirkan.

“Visi berkelanjutan tersebut kini diintegrasikan kembali guna memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat agar aksesibilitas pelayanan medis kian mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Sinergitas Lintas Sektor dan Komitmen Pelayanan Prima

Menindaklanjuti capaian tersebut, jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bergerak cepat menggelar rapat koordinasi unsur pimpinan yang berlangsung di ruang kerja Sekretariat Daerah Kabupaten. Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran komite medis daerah.

Dalam arahannya, Pj Sekretaris Daerah, H. Edy Widodo, menginstruksikan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan pada unit pelaksana teknis (UPT) untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi.

“Hal ini guna memastikan setiap sarana pelayanan kesehatan mampu memberikan proteksi medis dan kenyamanan maksimal bagi pasien yang menjalani perawatan,” tegas Edy.

Instruksi ini disambut baik Dinas Kesehatan Aceh Singkil dan RSUD Aceh Singkil. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, Murah Yusuf, menyatakan optimisme bahwa melalui integrasi layanan kesehatan preventif dan promotif—termasuk penguatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan lingkungan—indeks kesehatan daerah akan terus menunjukkan tren positif.

Dukungan pelayanan prima juga disampaikan Direktur RSUD Aceh Singkil, Mardiyana. Ia mengatakan mendukung penuh visi Kepala Daerah dan berkomitmen mensukseskan program strategis Pemerintah Daerah. Pernah

“Kami di jajaran manajemen RSUD berkomitmen penuh menyukseskan program strategis Pemerintah Daerah. Fokus utama kami adalah memastikan standard operating procedure (SOP) pelayanan, baik rawat jalan maupun rawat inap, berjalan secara cepat, tepat, dan prima,” tegasnya.

Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi objektif di lapangan, berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil saat ini tengah melakukan pembenahan secara komprehensif. Upaya ini mencakup aspek standardisasi mutu pelayanan, pemenuhan logistik medis, hingga peningkatan kapasitas serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Penghargaan STBM dari Kementerian Kesehatan RI ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi segenap aparatur Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang kesehatan, demi terwujudnya tatanan lingkungan yang sehat, higienis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *