Habapublik.com, Sabang : Angka Kemiskinan di Kota Sabang tahun 2023 mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional terbaru tahun 2023 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sabang.
Kepala BPS Kota Sabang Ir. Maimun menjelaskan, dari hasil survey yang dilakukan pihaknya, ada tren positif yang terjadi di Sabang. Dari total penduduk pada 2023 lalu di kota ini berjumlah 44.369 jiwa, persentase penduduk miskin
Menurutnya, data pertahun 2023 tercatat 14,59 persen, jumlah ini turun 0,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang dilaporkan 14,66 persen.
“Harapan kita untuk kedepannya angka kemiskinan di Kota Sabang ini persentasenya hanya satu digit saja, Namun tentu semua ini butuh proses. Untuk saat ini kita jangan melihat dari angka itu, tetapi dari trennya, 2010 angka kemiskinan di Sabang 21,69 %, 2023 kita bisa turun menjadi 14,59 %, berarti trennya itu cukup jauh menurun,” ujar Maimun, Minggu (4/2/2023).
Menurut Maimun, garis kemiskinan tersebut berdasarkan pemenuhan kebutuhan makanan dan non makanan. Untuk makanan, setiap orang harus memenuhi kebutuhannya sebesar 2.100 kalori per hari. Sedangkan non-makanan kebutuhan pengeluaran minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“Kita melihat pengukuran kemiskinan itu dari sudut pengeluaran, jadi seberapa besar rupiah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pendekatannya kepada peningkatan pengeluaran yang disetarakan dengan 2100 kilo kalori, dari sudut pengeluaran makanan, namun ada juga dihitung dari segi non makanan,” jelasnya.
Sementara menurut data dari BPS Sabang, sejak tahun 2019 lalu angka kemiskinan di Kota Sabang 15.60%, 2020 menurun menjadi 14,94%, 2021 pada angka 15,32%, serta pada tahun 2022 angka kemiskinan di Sabang 14,66% dari jumlah penduduk sebanyak 5.135 jiwa.(*)












