Habapublik.com, Sabang – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang berkomitmen mengoptimalkan pendampingan terhadap sekolah penerima bantuan program ketahanan pangan berbasis sekolah dari Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN). Pendampingan tersebut dinilai penting agar kegiatan budidaya tanaman di lingkungan sekolah dapat berjalan sesuai tujuan.
Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, M. Hendri Supriyetno, mengatakan pendampingan kepada sekolah sebenarnya telah menjadi agenda rutin para penyuluh. Kehadiran program dari YSPN, menurutnya, akan semakin memperkuat upaya pembinaan yang selama ini dilakukan.
“Kalau pendampingan ke sekolah-sekolah itu merupakan salah satu agenda rutinitas kita. Jadi walaupun tidak ada program dari YSPN, kita tetap rutin, apalagi dengan dukungan program YSPN ini,” kata Hendri, Kamis 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan para penyuluh akan lebih intensif mendampingi siswa dan guru dalam pelaksanaan program tersebut. Pendampingan dilakukan agar pemanfaatan benih dan sarana tanam yang telah disalurkan dapat berjalan optimal.
“Kami akan lebih optimal lagi untuk mendampingi teman-teman adik-adik di sekolah-sekolah agar benar-benar bisa berjalan program kegiatannya secara optimal,” ujarnya.
Program ketahanan pangan berbasis sekolah diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bercocok tanam bagi siswa. Kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan sejak dini.
Hendri berharap, kolaborasi antara YSPN, sekolah, dan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang dapat terus berlanjut. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa dan lingkungan sekolah.(*)












