Ragam  

Bea Cukai Dorong Pelaku Wisata Sabang Manfaatkan Fasilitas Kawasan Bebas

Kepala Bea Cukai Sabang, Kiagus Nurzaman Muhammad memberikan sambutan dalam acara Forum Komunikasi Publik yang mempertemukan instansi dengan pelaku wisata dan UMKM. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Pelaku usaha pariwisata di Kota Sabang didorong memanfaatkan berbagai fasilitas kepabeanan yang tersedia di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas untuk mendukung pengembangan usaha. Upaya tersebut dilakukan Bea Cukai Sabang melalui Forum Komunikasi Publik yang mempertemukan instansi dengan pelaku wisata dan UMKM.

Kepala Bea Cukai Sabang, Kiagus Nurzaman Muhammad, mengatakan sektor pariwisata dipilih sebagai fokus pembahasan karena dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Melalui forum tersebut, Bea Cukai ingin menyerap aspirasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.

“Kami ingin mendengar langsung masukan dari pelaku pariwisata sekaligus menyampaikan fasilitas dan pelayanan Bea Cukai yang masih bisa dimanfaatkan, khususnya bagi UMKM yang bergerak di sektor pariwisata,” kata Kiagus, Selasa 30 Juni 2026.

Menurut Kiagus, salah satu hal yang paling banyak ditanyakan peserta adalah kemudahan memasukkan barang dari luar negeri. Ia menjelaskan, hingga kini pengiriman barang melalui PT Pos ke Sabang berjalan lancar dan tidak dikenakan bea masuk maupun pajak impor karena Sabang merupakan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kendala dalam pemanfaatan fasilitas tersebut. Keterbatasan kapal yang melayani rute internasional secara rutin membuat pelaku usaha belum dapat memanfaatkan fasilitas kawasan bebas secara maksimal untuk mendukung kebutuhan usahanya.

Kiagus menambahkan, Bea Cukai akan terus membangun komunikasi dengan Dinas Pariwisata serta pelaku usaha agar berbagai fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan lebih optimal. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan daya saing usaha di Kota Sabang.

Sementara itu, salah seorang pelaku usaha penginapan di Iboih, Saliza, menyambut baik penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena memberikan informasi terbaru mengenai berbagai kemudahan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha pariwisata.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menambah pengetahuan kami. Harapannya forum seperti ini terus dilakukan dan ada tindak lanjut sehingga semakin banyak pelaku usaha mengetahui serta memanfaatkan fasilitas kawasan bebas yang ada di Sabang,” ujar Saliza.

Ia juga berharap sosialisasi serupa dapat dilaksanakan secara berkala dengan waktu yang tidak bertepatan dengan musim libur atau tingginya kunjungan wisatawan.

Menurutnya, hal tersebut akan memberi kesempatan lebih banyak pelaku usaha pariwisata untuk hadir dan memperoleh informasi mengenai berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan perdagangan bebas Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *