Ragam  

Nelayan Sabang Harap SKPT Ie Meulee Beroperasi Maksimal

Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Gampong Ie Meulee, Kota Sabang, hingga kini belum beroperasi secara maksimal. Padahal, fasilitas tersebut mampu mendukung aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan sektor perikanan di Kota Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Gampong Ie Meulee, Kota Sabang, hingga kini belum beroperasi secara maksimal. Padahal, fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan sektor perikanan di Kota Sabang.

Panglima Laot Lhok Ie Meulee, Hasballah, mengatakan keberadaan SKPT sebenarnya sangat bermanfaat bagi masyarakat nelayan. Namun hingga saat ini, sejumlah fasilitas yang telah dibangun belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami nelayan mengeluhkan masalah es, minyak, dan pengerukan alur yang sudah dangkal. Kami sangat mendukung kegiatan SKPT, tetapi berharap seluruh fasilitas yang sudah dibangun segera difungsikan agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Hasballah, Sabtu 4 Juli 2026.

Menurutnya, kebutuhan paling mendesak yang dihadapi nelayan saat ini adalah ketersediaan es dengan kualitas yang baik, bahan bakar, serta pengerukan alur pelabuhan yang mulai dangkal. Ia menilai, jika persoalan tersebut dapat diselesaikan, aktivitas nelayan akan jauh lebih lancar.

Hasballah juga mengungkapkan, sejak pembangunan SKPT dimulai pada 2017, hingga kini belum terlihat aktivitas operasional secara menyeluruh. Beberapa fasilitas masih belum selesai, sementara mesin es yang tersedia belum berfungsi sesuai peruntukannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang, Lifriza, menjelaskan keberadaan cold storage nantinya akan menjadi solusi saat produksi ikan meningkat. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyimpan hasil tangkapan agar kualitas ikan tetap terjaga.

“Jika produksi ikan melimpah, tentu cold storage dapat menjadi solusi untuk menampung hasil tangkapan. Namun untuk saat ini operasionalnya belum difungsikan secara maksimal karena masih menunggu peresmian dari Kementerian,” ujar Lifriza.

Ia menambahkan, secara fisik fasilitas Pelabuhan Perikanan Ie Meulee telah siap digunakan. Namun, operasional resminya masih menunggu jadwal peresmian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pemerintah dan masyarakat nelayan berharap proses peresmian dapat segera dilakukan sehingga seluruh fasilitas SKPT dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan beroperasinya kawasan tersebut, diharapkan pelayanan terhadap nelayan semakin baik serta mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan di Kota Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *