Ragam  

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Konservasi Laut Lewat Transplantasi Terumbu Karang

PT Pupuk Iskandar Muda dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan menurunkan 10 unit modul transplantasi terumbu karang di Perairan Pantai Sirui, Gampong Batee Shok, Jurong Pria Laot, Kota Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – PT Pupuk Iskandar Muda kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan menurunkan 10 unit modul transplantasi terumbu karang di Perairan Pantai Sirui, Gampong Batee Shok, Jurong Pria Laot, Kota Sabang.

Modul transplantasi tersebut dibuat dari tube bekas Ammonia Plant yang sudah tidak digunakan lagi. Material bekas itu dimanfaatkan sebagai media tumbuh terumbu karang, sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pelestarian ekosistem laut.

Staf Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Iskandar Muda, Rezki Zufina, mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari program yang sudah dimulai pada 2025. Tahun lalu perusahaan menurunkan 10 unit modul, dan tahun ini kembali menambah 10 unit.

“Pada tahun 2025 kami telah menurunkan 10 unit modul transplantasi terumbu karang. Tahun 2026 ini kami kembali menurunkan 10 unit, sehingga saat ini sudah ada sekitar 20 unit modul di Perairan Sirui untuk mendukung konservasi ekosistem laut,” kata Rezki, Jumat 3 Juni 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Gampong Batee Shok, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga kelestarian terumbu karang di kawasan tersebut.

Menurut Rezki, Perairan Pantai Sirui dipilih karena menjadi jalur lalu lintas nelayan yang cukup padat. Kondisi itu dinilai berisiko terhadap pertumbuhan terumbu karang sehingga perlu dilakukan upaya konservasi.

“Kami berharap program ini dapat membantu memperbaiki ekosistem laut. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga terumbu karang dan modul yang sudah dipasang agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Melalui program ini, PT Pupuk Iskandar Muda berharap upaya pelestarian lingkungan dapat terus berjalan dengan dukungan masyarakat. Selain menjaga ekosistem laut, pemanfaatan kembali material bekas industri juga menjadi salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular yang ramah lingkungan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *