Kuota BBM Bersubsidi Masih Aman, Ini Penyebab Antrean Panjang BBM di Aceh Tengah

Panjangnya antrean di sejumlah SPBU di Aceh Tengah diduga dipicu dugaan penimbunan dan pengisian BBM secara berulang. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyebut kuota BBM bersubsidi masih aman. Namun, panjangnya antrean di sejumlah SPBU diduga dipicu dugaan penimbunan dan pengisian BBM secara berulang.

Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Aceh Tengah, Busra Aradi, mengatakan pemerintah saat ini melakukan uji coba pengaturan waktu pelayanan BBM untuk mengurai antrean.

“Kuota aman. Nampaknya ada penimbunan. Makanya dalam edaran nanti kita buat tidak ada mobil beberapa kali masuk SPBU,” ujar Busra, Rabu (19/8/2026).

Dalam uji coba tersebut, pelayanan Solar dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, sedangkan Pertalite dilayani setelah pukul 13.00 WIB. Pembatasan volume pengisian juga diterapkan untuk mencegah pengisian berulang di sejumlah SPBU.

Busra menjelaskan, antrean turut dipengaruhi meningkatnya penggunaan BBM bersubsidi, setelah sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih ke Pertalite dan Solar karena perbedaan harga.

“Pemkab Aceh Tengah juga mendorong percepatan operasional SPBU Paya Tumpi serta peningkatan status Pertashop di Atu Lintang dan Ketol menjadi SPBU yang dapat menyalurkan BBM bersubsidi,”ujarnya.

Ia menambahkan, Hasil uji coba tersebut akan dievaluasi bersama Ketua DPRK Aceh Tengah sebelum menjadi dasar penerbitan Surat Edaran Bupati terkait pengaturan pengisian BBM.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *