Banjir Luapan di Lampakuk, Enam Rumah Terendam dan 36 Jiwa Terdampak

Musibah banjir luapan terjadi di Gampong Lampakuk Kecamatan Kuta Cot Clie, Aceh Besar. Berdasarkan Informasi banjir terjadi akibat meluapnya Alue ie Seupeung pada Selasa (31/12/2024) pukul 03.27 wib dinihari. Foto/ BPBD Aceh Besar

Habapublik.com, Kota Jantho: Musibah banjir luapan terjadi di Gampong Lampakuk Kecamatan Kuta Cot Clie, Aceh Besar. Berdasarkan Informasi banjir terjadi akibat meluapnya Alue ie Seupeung pada Selasa (31/12/2024) pukul 03.27 wib dinihari.

Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil S.Sos, M.Si didampingi operator Pusdalops BPBD Aceh Besar M.Iqbal, kepada Habapublik.com membenarkan tentang terjadinya musibah banjir luapan tersebut.

“Akibat luapan air setinggi 2 meter tersebut mengakibatkan 6 Rumah terendam banjir luapan, dan salah satu teras rumah masyarakat rusak terkikis air,”ucapnya.

Menurut data yang diterima kata Ridwan Jamil, 7 KK terdampak dengan total keseluruhan 36 jiwa, masing-masing 11 Jiwa laki-laki, 25 Jiwa perempuan dan 2 jiwa balita.

“Selain itu banjir juga mengenangi Dayah Al Fatah dan 10 santri laki-laki terdampak akibat banjir tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini”, ujarnya.

Menyikapi kejadian yang tak terduga ini, BPBD Aceh Besar pada hari Selasa (31/12/2024) telah menyalurkan bantuan masa panik Kepada para korban terdampak banjir luapan.

Bantuan terdiri dari Kasur Palembang sebanyak 8 buah, Paket sembako sebanyak 34 pak, Makanan siap saji sebanyak 6 dus, Matras sebanyak 16 lembar, Selimut sebanyak 20lembar, Baju daster sebanyak 7 lembar, dan famili higine 12 box.

Bantuan panik tersebut telah diserahkan oleh Kabid Darurat Logistik dan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kepada warga yang terdampak yang langsung di terima oleh korban dan disaksikan oleh keuchik gampong terdampak, Camat Kuta Cot Glie dan unsur Polsek setempat.

“Saat ini Intensitas hujan telah reda air sudah surut dan sebahagian warga yang terdampak banjir telah membersihkan rumah masing-masing dan membersihkan peralatan perabotan rumah yang terendam oleh banjir,” demikian Ridwan (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *