Agama  

Pemkab Pidie Jaya Matangkan Persiapan Menjadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Aceh

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Aceh ke-37 tahun 2025. Foto/Prokopim Pidie Jaya.

Habapublik.com, Meureudu: Kabupaten Pidie Jaya terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Aceh ke-37 tahun 2025. Menjadi tuan rumah ajang keagamaan terbesar di tanah rencong ini bukanlah perkara mudah, namun juga merupakan kehormatan dan peluang besar bagi daerah.

Bupati Pidie Jaya, Tgk H Syibral Malasyi dalam rapat umum persiapan MTQ yang digelar Aula Cot Trieng, lantai III Kantor Bupati setempat pada Jumat (16/5/2025), mengatakan bahwa sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi Aceh adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Aceh bukanlah perkara yang mudah, dan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga. Di sini kita bisa menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Pidie Jaya mencerminkan agamis dan juga cinta Al-Qur’an,” ujar Bupati

Kesiapan dari segala aspek kata Bupati, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, hingga koordinasi lintas sektor. Selain itu sambungnya, MTQ yang direncanakan berlangsung selama 7 hari, mulai tanggal 18 hingga (25/10/2025) ini kesempatan emas untuk menunjukkan potensi daerah, sekaligus memperkuat citra Kabupaten.

“MTQ tingkat Provinsi ini juga bisa dijadikan ajang untuk melihat bagaimana daerah lain melakukan pembinaan terhadap seni tilawah Al-Qur’an. Sehingga memotivasi generasi muda Kabupaten Pidie Jaya untuk menjadi generasi penerus yang berlandas syar’i,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati mengajak peserta yang hadir baik unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pemuka agama, imum Mukim, Keuchik dan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya untuk berpartisipasi dalam kesuksesan kegiatan MTQ kali ini dengan menjadi tuan rumah yang baik kepada para tamu atau kafilah dari luar kota.

“Kita tidak hanya menjadi penyelenggara, tapi juga menjadi tuan rumah yang ramah dan siap memberi kesan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu undangan dari kabupaten/kota se-Aceh,” ungkapnya dengan optimis dapat menjadi tuan rumah yang sukses, aman, dan berkesan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *