Habapublik.com, Sabang – Umat Islam di Kota Sabang diimbau tetap produktif selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Aktivitas sehari-hari diminta tetap berjalan dengan penyesuaian agar tidak mengganggu kondisi fisik.
Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang, Drs. Marwan, menyampaikan puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan sepanjang hari. Ia menegaskan masyarakat tetap dapat bekerja seperti biasa dengan pengaturan waktu yang baik.
“Untuk kita yang berpuasa ini tidak dianjurkan banyak tidur, tetapi tetap beraktivitas seperti biasa. Bekerja dan berolahraga ringan tetap diperbolehkan selama tidak membatalkan puasa,” ujar Marwan, Jumat 27 Februari 2026.
Menurutnya, pegawai negeri, petani, maupun profesi lainnya tetap dapat menjalankan tugas harian tanpa harus memforsir tenaga. Volume pekerjaan dapat disesuaikan agar stamina tetap terjaga hingga waktu berbuka.
“Tidur di bulan puasa bisa bernilai ibadah jika diniatkan untuk menjaga kesehatan agar ibadah lebih kuat. Namun, tidur berlebihan hingga melalaikan kewajiban tidak dianjurkan dalam ajaran Islam,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan memanfaatkan waktu istirahat siang untuk mengikuti ceramah atau kajian keagamaan. Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadhan.
Pihaknya juga kembali mengingatkan aturan operasional warung makan selama Ramadhan di Kota Sabang. Warung dan pedagang makanan hanya diperbolehkan buka menjelang waktu berbuka puasa sesuai imbauan pemerintah daerah.(*)












