Agama  

Terlambat Empat Jam dari Jadwal, Kloter 09 Jemaah Haji Aceh Tiba di Tanah Air

Terlambat Empat Jam dari Jadwal, Kloter 09 Jemaah Haji Aceh Tiba di Tanah Air

*Tiga Dirawat di RSUDZA

Habapublik.com, Banda Aceh: Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-09 tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (19/7/2024). Dengan demikian, jemaah haji Aceh yang telah tiba di Tanah Air menjadi 3.525 jemaah.

“Jemaah haji kloter 9 berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Pidie,” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Azhar.

Ia mengatakan, jemaah haji BTJ-09 tiba di Bandara SIM pada pukul 11.20 WIB. Jadwal ini bergeser sekitar 4 jam dari yang direncanakan. “Sebelumnya direncanakan tiba jam 6.40 WIB, karena keterlambatan persetujuan izin melintasi kawasan India, makanya penerbangannya digeser sekitar 4 jam,” kata Azhari Jumat (19/7/2024).

Azhari mengatakan, PPIH Embarkasi Aceh tahun ini memberangkatkan 4.710 jemaah haji. 15 orang dinyatakan wafat selama pelaksanaan haji di Arab Saudi. Sementara jemaah haji Aceh yang masih di Madinah berjumlah 1.170 jemaah.

“InsyaAllah 3 kloter lagi, yaitu kloter 10, 11 dan 12 akan tiba Sabtu, Minggu dan Senin,” katanya.

Azhari menjelaskan, jemaah haji Aceh yang masih di Madinah saat ini sedang melaksanakan ibadah arbain, sambil menunggu jadwal kembali ke Tanah Rencong.

“Jemaah haji Aceh di Madinah mengisi kegiatan-kegiatan ibadah sambil menunggu jadwal kepulangan ke tanah air,” ungkapnya.

Azhari juga mengimbau jemaah yang masib di Madinah tetap menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan makan yang teratur.

“Mudah-mudahan saat terbang kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat wal afiat,” harapnya.

Azhari juga menyampaikan ada 3 jemaah haji Aceh yang saat ini masih dirawat di RSUDZA Banda Aceh, yaitu Mahdi bin Sulaiman (60 tahun) asal Banda Aceh.

Kemudian, Siti Hawa Akop Pulo (89 tahun) asal Aceh Barat dan M Nasir Jala (63 tahun) asal Nagan Raya. “Ketiganya berasal dari kloter 8,” sebut Azhari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *