Habapublik.com, Sabang: Kota Sabang menghadapi krisis pasokan ikan di pasar-pasar tradisional meskipun harga ikan tetap stabil. Minimnya pasokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir diakibatkan cuaca ekstrem dan angin musim barat sehingga banyak nelayan memilih tidak melaut.
Berdasarkan pantauan wartawan habapublik.com di beberapa lokasi penjual ikan, sejumlah harga ikan seperti ikan tongkol, ikan sisik kuning, dan ikan pisang – pisang masih berada di kisaran harga normal. “Jumlah pasokan ikan ke pasar terlihat lebih sedikit dibandingkan hari-hari biasanya,”ungkap Apa lot, yang merupakan seorang pedagang ikan di Pasar Ikan Kuta Timu.
Diterangkan Apa Lot, meskipun harga saat ini masih stabil, kekurangan pasokan mulai mempengaruhi sejumlah pedagang untuk memenuhi permintaan konsumen. “Kami berusaha menjaga harga agar tetap stabil meskipun pasokan ikan berkurang. Namun, hal ini tentu tidak dapat bertahan lama jika kondisi angin barat yang kencang ini terus berlanjut,” ujar Apa Lot, Senin, 29/7/2024.
Dia mengungkapkan, banyak nelayan memilih untuk tidak melaut dalam beberapa hari terakhir karena khawatir akan keselamatan diri akibat kondisi angin dan gelombang yang buruk. Hal ini berdampak pada berkurangnya pasokan ikan kepada sejumlah penjual ikan di Kota Sabang.
“Untuk harga ikan tongkol ukuran kecil tetap berkisar Rp 20ribu per empat ekornya, sedangkan jenis ikan sisik kuning ukuran sedang di harga Rp 40ribu per ekor,” terang Apa lot.
Lebih lanjut dikatakan, ikan pisang-pisang dijual seharga Rp 20ribu per empat ekor ukuran kecil, adapun untuk ikan karang bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan beratnya, dimulai dari harga Rp 50ribu per kilogramnya.
Apa Lot menyoroti kekhawatiran bahwa jika kondisi cuaca tidak membaik, akan ada risiko yang lebih besar terhadap kestabilan pasokan dan harga ikan. Di sisi lain, ia juga meminta pemerintah dapat mengontrol harga ikan di Pasar.
“Kami harap cuaca dan kondisi ini segera berlalu agar aktivitas penangkapan ikan bisa kembali normal. Kami juga mendorong pemerintah dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga ikan di Sabang,” tutup Apa Lot.(*)












