Habapublik.com, Sabang: Harga emas Antam di pasaran terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk di berbagai daerah di Indonesia tak terkecuali Sabang. Kenaikan ini disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi pasar emas global dan lokal.
Salah satu penyebab utama kenaikan harga emas Antam adalah fluktuasi harga emas dunia. Ketidakpastian ekonomi global, seperti inflasi yang meningkat, ketegangan geopolitik, dan kondisi pasar saham yang tidak stabil, membuat investor beralih ke emas sebagai aset aman (safe haven).
Salah seorang Pemilik Toko Emas di Kota Sabang Zulfikar mengatakan, harga emas Antam juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, ketika nilai tukar rupiah melemah, harga emas di pasar domestik cenderung naik. Hal ini terjadi karena emas diimpor dan diperdagangkan dalam mata uang dolar AS, sehingga perubahan nilai tukar dapat berdampak langsung pada harga emas di Indonesia.
“Banyak masyarakat yang mulai melihat emas sebagai instrumen investasi jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain itu, produksi emas yang terbatas juga memberikan tekanan pada pasokan, sehingga mendorong harga emas naik lebih tinggi,” ujar Zulfikar, Sabtu (19/10/2024).
Di Kota Sabang, harga emas Antam kini berada di angka Rp. 1.500.000 per gram untuk ukuran 1 gram sebelumnya Rp. 1.490.000, sementara harga untuk ukuran 50 gram mencapai Rp. 72.800.000 sebelumnya Rp. 69.600.000 serta ukuran terbesan 100 gram Rp.145.400.000. Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat yang sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi emas.
“Namun jika masyarakat ingin membeli Emas Antam 2 gram Rp. 2.932.000, 3 gram, Rp. 4.458.000. Kemudian Emas Antam 5 gram Rp. 7.385.000 (sebelumnya Rp. 7.300.000) dan Emas Antam 10 gram, Rp. 14.710.000 (sebelumnya Rp. 14.600.000), serta antam 25 gram Rp. 36.525.000,” tambahnya.
Selain harga emas Antam, harga emas perhiasan di Sabang masih bertahan di angka Rp. 4.400.000 per mayam. Sementara itu, harga emas lokal per gram tercatat sebesar Rp.1.335.000 (sebelumnya Rp. 1.319.000), dan harga emas LM per gram berada di Rp. 1.352.000 (sebelumnya Rp. 1.334.000).
Zulfikar menambahkan, dengan adanya fluktuasi pasar global serta permintaan yang terus meningkat, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam melakukan investasi emas.
“Kita harus tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Investasi emas bisa sangat menguntungkan, tetapi dibutuhkan perencanaan yang matang dan kesabaran,” tutup Zulfikar.(*)












