Habapublik.com, Sabang : Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang mengadakan pengajian Tastafi yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Babussalam Sabang, dilaksanakan sebagai momentum untuk memperingati peringatan Hari Santri tahun 2024.
Kepala Dinas Syariat Islam, Drs. Marwan mengatakan, pengajian kali ini menghadirkan ulama besar Aceh atau Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah Masjid Raya (Mudi Mesra) Abu Mudi atau Abu Syekh H Hasanoel Bashry HG. Sekitar ratusan jamaah turut menghadiri acara ini, termasuk unsur Forkopimda, para santri, dan masyarakat setempat.
“Karena yang hadir ulama besar, maka kegiatan kita laksanakan di Masjid Agung, dengan harapan jumlah jama’ah lebih ramai. Kemudian dapat melibatkan jumlah unsur forkopimda, instansi vertikal, OPD, dan juga hadir para santri dari Pesantren Sulaimaniyah dan santri lainnya,” ujar Marwan, Minggu (21/10/2024).
Marwan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman agama masyarakat, terutama dalam bidang fiqih, tasawuf, dan tauhid. Pengajian ini lebih banyak diisi dengan sesi tanya jawab, dimana jamaah bebas mengajukan pertanyaan seputar ketiga bidang tersebut, dan semuanya akan dijawab langsung oleh Abu Mudi.
“Jadi pengajian ini pembahasannya lebih luas, tidak hanya terfokus ke penyampaian dari Abu Mudi. Kami berharap, ilmu yang disampaikan oleh Abu dapat dipahami, diamalkan, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, dengan antusiasme yang tinggi dari para jamaah dalam mengajukan pertanyaan dan mendalami kajian yang disampaikan. Pengajian Tastafi menjadi sarana penting bagi umat di Sabang untuk terus memperkuat pengetahuan keislaman mereka.(*)












