Habapublik.com, Sabang : Gampong Iemeule di Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, menunjukkan komitmen kuat dalam upaya menekan angka stunting. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk mencapai target tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Sabang, Dinas Kesehatan, bidan, kader posyandu, dan organisasi terkait lainnya.
Pj Keuchik Gampong Iemeule, Faisal mengatakan, hingga saat ini berbagai program telah diluncurkan, seperti pemberian makanan tambahan untuk balita, kelas pendidikan bagi ibu hamil, serta edukasi untuk calon pengantin (catin). Dalam rencana jangka panjang, pihaknya juga berkomitmen untuk mengedukasi para ayah agar turut berperan dalam pengasuhan dan pemenuhan gizi anak.
“Jadi program ini sudah dijalankan sebelumnya, dan akan terus berlanjut kedepannya. Kami akan selalu berkomitmen hingga Gampong Ie Meulee ini zero stunting, dengan berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait, apa lagi di desa kami itu sudah ada program Bidan Untuk Negeri yang diinisiasi oleh LKC Dompet Duafa dan YBM Brilian,” ujar Faisal, Rabu (23/10/2024).
Dalam laporan terkini, angka stunting di Gampong Iemeule menunjukkan tren penurunan., tahun lalu tercatat sebanyak 27 anak mengalami stunting, sedangkan tahun ini jumlahnya berkurang menjadi 25 anak target 346 anak. Untuk Jurong Keuramat 81 anak, Jurong Bahagia 89 anak, Posyandu Aspol 43 Anak, dan posyandu Sinar Keluarga 133 anak.
Faisal optimis dengan berbagai upaya yang dilakukan, angka stunting di gampong ini dapat ditekan lebih lanjut, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di Gampong Iemeule.
“Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, Gampong Iemeule terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang, menjadikan upaya pencegahan stunting sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan masyarakat,” tutupnya.(*)












