Habapublik.com, Sabang : Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sabang kembali melaksanakan penyuluhan anti narkoba sebagai bagian dari agenda rutin tahunan.
Kegiatan ini berlangsung di Aula RSUD Sabang dan diikuti oleh lima sekolah menengah atas/madrasah aliyah se-Kota Sabang. Masing-masing sekolah mengirimkan lima siswa bersama satu guru pendamping.
Ketua IDI Kota Sabang, dr. Cut Meutia Aisywani, S.PA, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya narkoba dan dampaknya terhadap kesehatan.
“Kami ingin generasi muda Sabang memahami risiko narkoba, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam komunitasnya,” ujar dr. Cut Meutia, Kamis (19/12/2024).
Dr. Cut Meutia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendukung pendidikan anti narkoba. Kegiatan ini merupakan komitmen pihaknya dalam mendukung generasi muda yang sehat, bebas dari narkoba, dan berprestasi.
“Kami berharap para guru pendamping dapat meneruskan pesan ini kepada siswa lainnya di sekolah masing-masing. Kedepan semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Sabang,” tambahnya.
Salah satu peserta siswa dari SMA Negeri 1 Sabang Najwa mengungkapkan, ia sangat antusias terhadap acara ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membawa dampak positif bagi generasi muda di Kota Sabang.
“Bagi kami generasi muda di Sabang kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami betapa berbahayanya narkoba dan bagaimana cara menghindarinya,” kata Najwa.
Anggota IDI Sabang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini, menyampaikan informasi mengenai jenis-jenis narkoba, efek buruknya terhadap tubuh, serta cara mencegah penyalahgunaannya.
Penyuluhan ini juga mencakup sesi interaktif di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan para dokter.(*)












